Selasa, 03 September 2019

Perawatan Senjata Yang Benar Memaksimalkan Usia Pakai

Brebes – Bengkel Lapangan (Benglap) B 04.44.01, adalah salah satu bengkel senjata yang dimiliki satuan Peralatan Kodam IV Diponegoro yang bermarkas di Kecamatan Slawi, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah, Jalan KH. Wahid Hasyim, No. 6.

Salah satu tugasnya adalah membantu merawat persenjataan yang dimiliki beberapa satuan termasuk jajaran Korem 071 Wijayakusuma (9 Kodim). Tampak anggota Benglap Slawi yang dipimpin Lettu Cpl. Suryanto, sedang merawat dan memastikan senjata api inventaris Kodim 0713 Brebes dalam keadaan baik. Selasa (3/9/2019).
Diungkapkan Suryanto bahwa, rutinitas pemeliharaan secara berkala bertujuan agar senjata mencapai usia pakai lama dan selalu siap untuk digunakan jika dibutuhkan, termasuk latihan menembak.

“Selain merawat dalaman senjata untuk menghindarkan macet/malfungsi, kami juga melakukan lubrikasi dan pengecatan dalam mencegah korosi,” terangnya.

Dijelaskannya mendalam, pembersihan dimulai dengan menyiram senjata M-16 atau merendam pistol dengan cairan pelarut untuk melunakkan kotoran di sela-sela/sudut senjata. Untuk laras digunakan pelarut tembaga agar melarutkan partikel tembaga/jelaga yang tertinggal dari selongsong peluru, baru kemudian dibersihkan dengan lantak atau sikat bor untuk memecah kumpulan kotoran pada laras/barrel.

Langkah selanjutnya adalah memberikan lubrikasi pada bagian logam. Pasalnya, minyak senjata selain mencegah keausan dan dan korosi, juga saturasi kelembaban. Minyak juga merupakan pengumpul kotoran dan bubuk mesiu, khususnya pada sekitar lencana tembak.

“Pastikan memberi minyak pada bagian yang berputar, sedangkan gemuk, sebaiknya dioles cukup tipis agar tidak menghalangi gerakan senjata,” imbuhnya.

Disarankannya, selalu membersihkan senjata di luar ruangan atau tempat yang memiliki ventilasi yang baik, karena uap dari pelarut/minyak dapat menjadi penyakit jika terhirup di ruangan tertutup. Menjauhkan minyak dan pelarut dari amunisi karena dapat menyebabkan amunisi tidak menembak atau bahkan meledak, serta menggunakan pelarut yang aman bagi senjata dan kulit orang yang membersihkannya.

“Yang terpenting selanjutnya adalah selalu membersihkan senjata saat kembali ke gudang, petugas gudang harus benar-benar memperhatikan ini,” tandasnya. (Aan/Red)

Senin, 02 September 2019

Semaraknya Rangkaian Perlombaan HUT Korem 071 Wijayakusuma

Brebes – Perayaan HUT Ke-58 Korem 071 Wijayakusuma disemarakkan dengan berbagai perlombaan yang lebih diarahkan untuk menjalin kebersamaan antara TNI dengan masyarakat sekitar Korem yang bermarkas di Desa Sokaraja Kidul, Kecamatan Sokaraja, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah.

Dibenarkan Kepala Penerangan Korem, Kapten Infanteri Hendro Gunawan, S.Pd bahwa, rangkaian kegiatan menyemarakkan hari lahirnya Korem 071 dilangsungkan di Lapangan Upacara Makorem.

“Peserta lomba tidak hanya prajurit dan PNS saja dari 9 Kodim jajaran Korem, namun juga Persit dan masyarakat juga dilibatkan dalam lomba lukis HUT TNI dan Korem,” ucapnya.


Beberapa lomba yang digelar antara lain lomba lukis, balap sarung tendang bola (satu pemain terdiri dari 3 orang dalam satu kain sarung), balap kelereng dalam sendok yang digigit sambil menendang bola, estafet terigu dengan piring, bola volley, tenis lapangan dan woodball.

Ny. Reva Faisal Amri, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXIII Kodim 0713 Brebes, menyatakan bangga dapat turut serta bersama anggotanya meramaikan perlombaan.
“Ini pengalaman pertama saya sebagai Ketua Persit Brebes ikut serta dalam estafet terigu, dan Alhamdulillah juara kedua setelah Persit Korem dengan perolehan timbangan 915 gram dari 1,5 kilogram tepung terigu,” ucapnya.

Ditambahkannya, walaupun bukan untuk prestasi namun tidak menyurutkan semangat Ibu-ibu untuk memenangkan perlombaan dalam mempererat silaturahmi keluarga besar Korem Wijayakusuma.

Diakhir acara, dilaksanakan syukuran berupa pemotongan tumpeng yang diberikan kepada prajurit termuda. (Aan)

Mitigasi Abrasi Tanggul Kali Pemali Dilakukan di 6 Titik Wilayah Wanasari Brebes

Brebes – Puluhan masyarakat dibantu lintas sektoral Kecamatan Wanasari, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, melaksanakan mitigasi bencana banjir dengan penebalan bantaran Kali Pemali di wilayah Desa Sidamulya.

Kegiatan yang melibatkan Muspika (Kecamatan, Koramil dan Polsek), Dinas Pekerjaan Umum (DPU), Dinas Lingkungan Hidup (DLH), BPBD dan BBWS Pemali Comal ini, juga melibatkan alat berat berupa 1 unit excavator dari DPU, 2 unit dump truk dari DLH, 2 unit dump truk lainnya ditambah 1 unit pick up berasal dari Para Kades di sepanjang Kali Pemali, termasuk Kades Sidamulya.


Dibenarkan Danramil 03 Wanasari, Kapten Infanteri Turiman, bahwa karya bakti dilaksanakan selama tiga hari mulai tanggal 31 Agustus-2 September 2019.

“Penebalan tanggul Kali Pemali, dilakukan secara bergotong royong dengan bantuan seluruh pihak terkait guna mengantisipasi jebolnya tanggul yang terkikis saat musim penghujan lalu,” ucapnya.

Sebelum tanggul di urug, dilakukan penancapan 700 batang bambu dengan kedalaman dari tanggul hingga dasar sungai mencapai 8-10 meter. Selanjutnya, dipasang sasak untuk menahan tanah. Bambu dan sasak merupakan bantuan dari pihak BBWS dan Dinas Pengelolaan Sumber Daya Air dan Tata Ruang (PSDA) Brebes.
Dari total panjang pengurugan yang mencapai 200 meter dengan lebar 3-4 meter dan ketinggian tanah rata-rata 3 meter. Untuk tanggul yang dipantek bambu sepanjang kurang lebih 135 meter. Perinciannya yaitu, titik satu sepanjang 15 meter, titik dua 25 meter, titik tiga 40 meter, titik empat 20 meter, titik lima 15 meter dan titik enam 20 meter.

Dibenarkan juga pihak BBWS Pemali Comal melalui Likho SW, bahwa penebalan dilakukan di enam titik wilayah Sidamulya yang paling parah mengalami abrasi tanggul, guna persiapan menghadapi penghujan 2019 nanti. (Aan)

Relawan Bela Negara Kembali Lakukan Aksi Sosial Ke Pulau Sebesi Lampung

Lampung – Tim Relawan Bela Negara dari Yayasan Barisan Patriot Bela Negara (YBPBN) Kementerian Pertahanan, kembali sambangi Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung, di Pulau Sebesi, pasca melaksanakan trauma healing terhadap korban terdampak musibah Tsunami Selat Sunda (22/12/18) lalu.
Pulau Sebesi, yang secara administratif berada di wilayah Desa Tejang, Kecamatan Rajabasa. Mereka kembali melakukan aksi bakti sosial berupa pemberian bantuan 5.500 bibit pohon termasuk bakau, Al-Quran dan Juz Amma untuk 3 masjid di pulau yang juga terdampak tsunami yang dipicu letusan Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, selain menghantam pesisir Banten juga Lampung.


Dibenarkan Ketua YBPBN, R. Achmat Juniawan (52) bahwa, masyarakat Pulau Sebesi sampai saat ini masih trauma getaran gempa yang terjadi wilayah barat daya Banten dengan kedalaman 10 kilometer dan berkekuatan 7,4 SR lalu dan merenggut ratusan jiwa. Senin (2/9/2019).

"Kami menyadari tidak mudah bagi masyarakat Pulau Sebesi untuk melupakan kejadian waktu itu. Untuk itulah kami bersyukur karena mempunyai kesempatan kembali hadir disini untuk membantu masyarakat,” ucapnya kepada Serma Aan Setyawan, Humas Kodim 0713 Brebes melalui pesan whatsap.

Ia berharap dalam lawatannya selama dua hari ini, masyarakat tetap waspada dan segera berbenah agar dapat menjalani kehidupan seperti sebelumnya dan bahkan jauh lebih baik lagi.

Tim juga melakukan penghijauan langsung di pulau yang diakses dengan menyeberangi laut dengan perahu selama 2 jam.

Sekedar diketahui, trauma healing sebelumnya juga dilakukan di SMAN 1 Rajabasa, Jalan Pesisir Desa Kunjir Kecamatan Rajabasa Kabupaten Kalianda, Lampung Selatan, melalui pendekatan spiritual diselingi edukasi tentang wawasan kebangsaan. Setidaknya ada 250 orang, baik Balita/PAUD, anak-anak sampai dengan Lansia yang diberikan pemulihan. Mereka juga membagikan peralatan sekolah serta bantuan makanan dan lain-lain. (Cepi Gantina-Aan)

Di Tahun Baru Islam, Anak-anak PAUD Berikan Bunga Kepada TNI Brebes

Brebes – Kecintaan anak-anak Brebes kepada TNI dimanifestasikan dengan memberikan puluhan bunga saat sambaing ke Kodim 0713 Brebes, Jalan Jenderal Sudirman No. 107 Brebes, Jawa Tengah. Senin (2/9/2019).

Dibenarkan Serma Aan Setyawan, anggota Penerangan Kodim, yang secara langsung mendapatkan bunga dari salah anak, Faiz (4), bahwa puluhan murid PAUD Terpadu Nurul Hidayah Brebes, mengunjungi Kodim dalam kegiatan ekstra kurikulernya.


“Selain melihat langsung pangkalan TNI, mereka juga melihat kendaraan serta senjata yang sedang dikeluarkan untuk perawatan,” ucapnya.

Anak-anak juga mendapatkan sambutan hangat dari Perwira Piket, Pelda Ismail, Babinsa Koramil 11 Paguyangan yang merupakan pelatih Paskibraka Kabupaten Brebes selama ini dan sebentar lagi MPP pada Oktober 2019.
“Mereka diajak bernyanyi dan bergembira sambil mengucapkan yel-yel,” tambahnya.

Sementara, Susriningsir (40) salah satu guru menyatakan, kunjungannya sebagai dalam rangka menyambut Tahun Batu Islam 1441 Hijriyah, dengan mengunjungi berbagai instansi pemerintahan, TNI dan Polri.

“Saya mewakili Kepala Sekolah, Hj. Subiatun, mengucapkan terima kasih dengan kunjungan dadakan ini diterima hangat oleh Kodim,” tuturnya.

Tampak juga Hardadi (50) satpam sekolah yang membantu pengamanan di jalan raya. (Aan)

Minggu, 01 September 2019

Babinsa Bumiayu Brebes Bantu Siapkan Calon Prajurit

Brebes – “Negara dan Bangsa Menunggu Dharma Baktimu” Selaku satuan teritorial, Kodim 0713 Brebes, melalui Babinsa Koramil 08 Bumiayu, mempunyai kewajiban dalam mempersiapkan putra-putri terbaik di kampung binaannya untuk mengikuti seleksi penerimaan TNI-AD.

Tampak Serda Jawito memberikan pelatihan rutin terhadap para calon prajurit dengan fasilitas olahraga di Makoramil. Minggu (1/9/2019).


Dibenarkan Danramil, Kapten Infanteri Ngadino bahwa, Babinsa merupakan ujung tombak TNI dalam menjaga citra di masyarakat. Salah satunya dengan memotivasi dan menyiapkan dalam penjaringan calon prajurit agar lulus seleksi dengan kualitas sesuai standar yang telah ditentukan.

“Pembinaan kepada calon prajurit TNI merupakan hal yang penting, dimana kegiatan tersebut untuk memberikan pemahaman dan kesiapan baik fisik maupun mental dalam menghadapi berbagai macam tes di kemudian hari,” paparnya.

Adapun materi yang diberikan meliputi kesegaran jasmani A berupa lari 3.200 meter, dan B berupa pull up, sit up, push up dalam waktu 1 menit. Sementara materi ketangkasan berupa shuttle run (lari angka 8).

“Selain fisik, mereka juga dibekali materi psikologi dan mental idiologi, melalui les privat. Kedua materi ini merupakan salah satu materi ujian akademik selain pengetahuan umum,” tambahnya.

Kegiatan rutin dilaksanakan setiap hari, dengan harapan putra dan putri Bumiayu tak kalah bersaing dengan calon-calon lainnya. (Utsm/Aan)

Liga 3 Jawa Tengah di Kandang Persab Brebes Usung Ajakan Anti Rasisme Papua

Brebes – Ajakan anti rasisme yang tertuang dalam tulisan diserukan melalui kegiatan olahraga pemersatu umat, yaitu sepakbola. Kini giliran media yang menyampaikan atau meneruskan ajakan yang menyejukkan ini kepada rakyat Papua, agar menghentikan aksi rasisme dan kembali ke pangkuan NKRI.

Di Stadion Karang Birahi, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, yang merupakan kandang Persab Brebes, Laskar Jaka Poleng menjamu Persebi Boyolali dengan disaksikan kurang lebih 1000 orang penonton. Minggu sore (1/9/2019).

Para pejabat di Kabupaten Brebes yang meliputi Wakil Bupati Narjo, Kapolres AKBP Aris Supriyono, Dandim 0713 yang diwakili Danramil 01 Brebes Kapten Armed Zaenal Abidin, Ketua KONI Ahmad Zaeni, Anggota DPRD Riski Ubaydilah dan Camat Brebes Eko Purwanto. Untuk pengamanan, Polres Brebes dibantu dari Koramil 01 dan Kodim serta Satpol PP.


Bupati Boyolali H. Seno Samodro, hadir secara khusus memberikan semangat kepada tim kesayangannya.

Dalam pertandingan Liga 3 Jawa Tengah ini, Laskar Jaka Poleng/Persab berhasil menekuk tamunya Laskar Pandang Arang/Persebi yang dilatih Ahmad Sukisno, dengan dua gol tanpa balas. Kemenangan ini menjadikan Persab meraih tiga poin pertama di grup 6 putaran kedua babak 8 besar Liga 3 Jawa Tengah.

Ketua Umum Persab, Heri Fitriansyah menyatakan bahwa kemenangan berhasil diciptakan pada babak kedua 7 menit terakhir, yaitu melalui dua pemain belakang Persab, Misbaghul Munir (83’) dan Allen Diaz (87’).

“Hasil positif ini akan menjadi modal serta motivasi berharga saat Persab melawat ke kandang Persiku Kudus, pada Rabu sore mendatang (4/9),” ucapnya.

Sementara disampaikan Manajer Persebi, Kukuh Hadiatmo/Tatang, bahwa timnya datang tidak diperkuat sejumlah pemain inti, seperti Sidang dan Riky Junian, sehingga permainan cenderung monoton karena tak mendapat pengganti sepadan.

Sebetulnya, Fahmi Adam Pamungkas dan kawan-kawan, mampu mengimbangi Persab hingga turun minum. Terlebih, saat wasit, Arif Saefudin, menunjuk titik putih atas pelanggaran yang dilakukan pemain Persab. Sayang, Adha Nurrokhim sebagai eksekutor penalti, gagal. Selanjutnya di hari yang sama nanti (4/9), Persebi akan menjamu Persip Pekalongan di Stadion Pandan Arang. (Aan)

Kodim Brebes Salurkan Beras Untuk Masyarakat Terdampak Krisis Ekonomi Covid-19

Brebes – Kodim 0713 Brebes kembali menyalurkan bantuan kepada sejumlah masyarakat terdampak krisis ekonomi pandemi covid-19, yang belum se...