Tampilkan postingan dengan label Hankam. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Hankam. Tampilkan semua postingan

Rabu, 08 Mei 2019

Menunggu Waktu Buka Puasa, PBB di Objek Wisata Green Hill Sirampog Brebes

Brebes – Peran para pemuda sangatlah penting dalam menentukan gerak perubahan suatu desa, apakah akan menjadi bagus atau tidak. Untuk itulah, salah satu lapisan masyarakat ini, juga menjadi salah satu fokus perhatian TNI dalam hal ini Babinsa.

Seperti terlihat gambar, Koptu Misyono, Babinsa Dawuhan Kecamatan Sirampog Kabupaten Brebes, memberikan pelatihan penghormatan militer dan PBB statis atau ditempat, kepada puluhan Pemuda Muhammadiyah Ranting Dawuhan, bertempat di objek wisata Green Hill, Dukuh Karang Pucung Desa Mendala Kecamatan Sirampog. Rabu sore (8/5/2019).

“Dengan ketinggian 1.900 mdpl, tentunya udara sangat sejuk dan dingin dan sangat cocok menghangatkan badan dengan latihan PBB sambil menunggu waktu buka puasa,” ucap Misyono.


Lebih lanjut dibeberkannya, selain para pemuda bidang kesiapsiagaan dan SAR, Kokam (Komando Angkatan Muda Muhammadiyah), juga bergerak dalam berbagai bidang lainnya demi kemajuan masyarakat, yang meliputi bidang dakwah, pendidikan dan kaderisasi, organisasi, kewirausahaan serta bidang olahraga.

“Saya melatih untuk menumbuhkan semangat kepada puluhan Pemuda Kokam yang membidangi kesiapsiagaan dan SAR, agar mereka militansi jika sewaktu-waktu tenaganya dibutuhkan untuk pengamanan dan penanganan bencana alam bersama TNI,” ucapnya.

Diketahui selain Kokam di Dukuh Rendeh yang merupakan salah satu organisasi kepemudaan di wilayah desa binaannya, organisasi kepemudaan lainnya meliputi membina BANDIT (Barisan Dukuh Warni Tangguh), IRIS (Ikatan Remaja Islam Semangkung) di Dukuh Semangkung serta HIPPA (Himpunan Pemuda Pemudi Paingan) di Dukuh Paingan.

Upaya Babinsa mendapatkan restu dan apresiasi dari Kasi Pemerintahan Desa, Sudarsono, S.PD.I. Pasalnya, bidang Kokam dan SAR merupakan bidang dengan keanggotaan yang harus siap di barisan terdepan dalam hal keamanan serta keselamatan lingkungan, baik sewaktu ada acara maupun saat terjadi bencana alam. (Aan Pendim Brebes).

Selasa, 30 April 2019

Himbauan Dandim Brebes Saat Merayakan Hari Buruh Sedunia 2019

Brebes – Satu SSK personel TNI Brebes disiagakan dalam membackup Kepolisian mengamankan peringatan Hari Buruh Sedunia (May Day) 2019. Apel pengecekan dilaksanakan di Lapangan Apel Kodim 0713 Brebes, Jalan Jenderal Sudirman No. 107 Brebes, Rabu (1/5/2019).

Disampaikan pengambil apel, Perwira Seksi Operasi (Pasi Ops) Kodim, Lettu Kavaleri Eko Rudiyanto, bahwa penyiagaan personel juga dilakukan di 17 Koramil/Kecamatan jajaran Kodim.

“Ini merupakan upaya antisipasi dalam membantu pihak Polri dalam mengamankan Hari Buruh yang jatuh hari ini,” ucapnya.


Ditambahkannya, rencana akan ada pergerakan dari buruh Brebes dengan route dari wilayah Kecamatan Tanjung menuju Disnaker-Sekda-Kantor DPRD dan finis di Alun-alun Brebes.

“Pemusatan pengamanan Kepolisian akan dilakukan di titik-titik kantor instansi tersebut, jadi diharapkan melalui pengamanan ini, para buruh dapat merayakan harinya dengan penuh kegembiraan,” imbuhnya.

Terpisah, Dandim Letkol Infanteri Faisal Amri, SE menghimbau agar massa dari buruh yang akan mendatangi ke beberapa kawasan vital kota Brebes maupun di jalan raya, tetap tertib dan santun merayakan hari jadi buruh ataupun dalam menyampaikan aspirasi, keinginan atau harapan mereka, pasalnya itu sudah menjadi hal yang wajar.

Tugas TNI-Polri dan masyarakat adalah menciptakan Brebes tetap aman dan kondusif, mengingat peringatan May Day 2019 telah ditetapkan menjadi satu di antara hari libur nasional, sehingga harus berbagi dengan masyarakat lainnya dalam memanfaatkan hari libur untuk beraktivitas. Pihak Kodim juga akan membantu Polres jika akan melakukan rekayasa lalu lintas khususnya di Jalan Raya Pantura jika terjadi kemacetan.

"Selamat Hari Buruh Sedunia, semoga masa depan buruh di Indonesia akan lebih baik daripada sebelumnya," ungkap Dandim. (Aan Pendim Brebes).

Senin, 29 April 2019

Guna Mengawal Wilayah NKRI, Kodim Brebes Jalin Silaturahmi Dengan Komponen Masyarakat

Brebes – Kodim 0713 Brebes menggelar Komunikasai Sosial (Komsos) dengan berbagai komponen masyarakat di wilayah binaannya yaitu 17 Kecamatan di Brebes, bertempat di Aula Jenderal Soedirman Makodim, Selasa (30/4/2019).

Disampaikan Dandim, Letkol Infanteri Faisal Amri, SE bahwa, tujuan dilaksanakan kegiatan guna menjalin silaturahmi serta sinergitas atau kemanunggalan TNI-Rakyat guna menjaga kondusifitas wilayah antara TNI dengan Tokoh Masyarakat (Tomas), Tokoh Agama (Toga), Tokoh Adat (Todat), Guru, Mahasiswa dan Pelajar, Wiraswasta dan Petani. Selain itu juga dengan Organisasi Masyarakat (Ormas) yang meliputi anggota Pepabri, PPAD, FKUB, FKPPI, Banser dan Pemuda Pancasila.


“Komunikasi sosial ini sebagai wahana dalam meningkatkan rasa cinta terhadap tanah air dan bangsa, wawasan kebangsaan dalam menjaga kedaulatan NKRI serta menampung kesulitan rakyat di wilayah untuk dicarikan solusi bersama Pemerintah Daerah,” ucapnya.

Sebagai acara puncak adalah materi yang disampaikan Danramil 04 Tanjung, Kepten Infanteri Muhtadi, tentang 4 (empat) pilar kebangsaan (Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika) dan komunisme guna mengawal kedaulatan NKRI. Pasalnya, tugas ini merupakan kewajiban seluruh rakyat Indonesia yang terdiri dari wilayah darat, air dan udara serta 17.508 pulau, 33 provinsi, 399 kabupaten, 98 kota, 5.263 kecamatan, 7.113 kelurahan dan 62.803 desa.

Acara diakhiri dengan ramah tamah dan pemberian cindera mata secara simbolis dari Dandim kepada perwakilan dari Tomas yang diterima Ketua Pepabri Brebes Letkol Purn. H. Gunawan Wibisono, Toga kepada Ketua FKUB Brebes M. Supriono, Todat kepada Ketua FKPPI Brebes Muhammad Naimudin, Mahasiswa kepada Bambang Budi Utomo serta Ormas. (Aan Pendim Brebes).

Kamis, 25 April 2019

Wujudkan Kamtibmas Jelang Pilkades, Koramil Paguyangan Brebes Gelar Komunikasi Sosial

Brebes – Dalam menciptakan ketahanan wilayah, Kamtibmas serta memperkuat jalinan silaturahmi antara TNI dengan komponen masyarakat, Kodim 0713 Brebes mengintensifkan kegiatan Komunikasi Sosial (Komsos) pasca Pemilu melalui jajaran Koramilnya.

Seperti yang dilakukan Koramil 11 Paguyangan dan 16 Larangan di Aula Koramil masing-masing. Kamis (25/4/2019).

Dibenarkan Danramil 11 Paguyangan, Kapten Cpl. Harsono bahwa, ajang silaturahmi dengan segenap elemen masyarakat binaannya termasuk pelajar, merupakan upaya TNI dalam meningkatkan kesadaran cinta dan bela tanah air yang merupakan kewajiban seluruh rakyat Indonesia. Selain itu, Harsono juga mengenalkan tentang tugas pokok TNI dalam membantu Pemerintah dan Polri.

“Dalam kegiatan Komsos ini, kami juga menyisipkan wawasan kebangsaan agar masyarakat ikut menjaga Kamtibmas pasca Pemilu Pilpres dan Pileg serta Pilkades yang akan segera dilaksanakan sehingga wilayah Kecamatan Paguyangan tetap kondusif,” ucapnya.

Lebih lanjut disampaikannya bahwa, ajang tatap muka tersebut juga sebagai sarana dalam rangka membangun persatuan dan kesatuan serta karakter masyarakat untuk lebih aktif lagi berpartisipasi membantu pemerintah dalam pembangunan wilayah.

Diakhir acara, Danramil menyerahkan cinderamata kepada masing-masing perwakilan tokoh masyarakat, agama dan adat serta perangkat desa. (Aan Pendim Brebes).

Rabu, 17 April 2019

Petugas Gabungan Songgom Brebes, Monitoring Wilayah Serta Kawal Pengembalian Kotak Suara

Brebes – Anggota TNI Koramil 17 Songgom Kodim 0713 Brebes, Polsek serta Panwascam, melaksanakan pengawalan pengantaran kotak suara dari PPS ke PPK Kecamatan Songgom Kabupaten Brebes. Kamis pagi (18/4/2019).

Dibenarkan Danramil, Kapten Armed Jupriadi bahwa, Babinsa bersama Bhabinkamtibmas dan PPS (Panitia Pemungutan Suara) kecamatan, mengawal armada pengangkut kotak suara ke PPS Kecamatan.


“Sudah menjadi kewajiban petugas dalam mengawal pergeseran kotak suara menuju PPS Kecamatan Songgom guna mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan,” ucapnya.

Ditambahkannya, monitoring Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) pasca Pemilu 2019 (17/4) di wilayah Songgom, juga menjadi pekerjaan para petugas tersebut. (Aan Pendim Brebes).

Minggu, 10 Februari 2019

Longsor Salem Brebes Ancam 41 Pemukiman, Warga Mengungsi

Brebes - Bencana longsor kembali terjadi di wilayah Kecamatan Salem Kabupaten Brebes. Kurang lebih 3 hektar lahan pertanian masyarakat Dukuh Cimaras Rt. 01 Rw. 03 Desa Tembongraja serta jalan menuju lapangan sepak bola desa tertutup material sepanjang 50 meter dan lebar 27 meter. Minggu (10/2/2019).


Longsor juga mengancam 41 pemukiman penduduk yang berada di bawah tebing persawahan atau mahkota longsor. Dijelaskan Pelda Jahri, Pejabat Sementara Danramil 13 Salem Kodim 0713 Brebes bahwa, kejadian dipicu hujan deras yang mengguyur wilayah Salem dan sekitarnya dari pukul 00.00 – 05.00 WIB. Mahkota longsor di areal persawahan sebelumnya telah mengalami pergerakan tanah (20/1).

“Awalnya warga curiga setelah mendengar ledakan cukup keras sekitar jam dua lebih lima belas menit dini hari, mereka terbangun dan memeriksa keadaan lingkungan sekitar tempat tinggal mencari sumber bunyi, namun tidak ditemukan apapun karena hujan masih turun,” terangnya.

Dilanjutkannya, pagi hari penduduk mendapati di areal persawahan telah mengalami longsor. Saat ini (21.00 WIB) retakan tanah juga sudah menjalar ke pekarangan rumah Waswinudin (45) petani Rt. 01 Rw. 03 Dukuh Cimaras (garis mahkota longsor) dan mengancam puluhan tetangganya. Malam ini juga, seluruh masyarakat tersebut sudah mengungsi, ini sesuai himbauan dari Koramil dan BPBD Kecamatan guna mengosongkan jalur bencana mengingat hujan gerimis masih terjadi.
“Warga kami wajibkan mengungsi, kami khawatir air cepat menggenangi rekahan yang sekarang sudah selebar 50 centimeter. Karena musibah dapat datang kapan saja,” tegas Jahri.

Diketahui, tak ada korban jiwa dalam musibah ini, namun kerugian harta benda yaitu areal persawahan ditaksir ratusan juta rupiah. Terlihat Babinsa, Serda Toharis dan Irman (47) pegawai UPTD Kecamatan, berusaha menyingkirkan material longsor dengan peralatan seadanya sambil mencatat dan melaporkan perkembangan.

“Kami juga telah berkoordinasi dengan instansi terkait untuk melaksanakan kerja bakti pembersihan dan membuat pengamanan darurat di sekitar rumah Pak Waswinudin untuk menahan tanah, besok pagi (11/2),” imbuh Jahri. (Aan)

Sabtu, 09 Februari 2019

Sesosok Mayat Tersangkut di Mesin Penyedot Air Warga Losari Brebes

Brebes – Sesosok mayat yang ditemukan mengambang tersangkut di instalasi penyedotan air pertanian salah satu penduduk warga Desa Losari Lor Kecamatan Losari Kabupaten Brebes, di Kali Wowo yang mengalir di desa tersebut. Sabtu siang (9/2/2019).


Hal ini dibenarkan Danramil 05 Losari Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Sutarno setelah mendapatkan laporan dari Babinsa yang terjun ke lokasi membantu evakuasi bersama anggota Polsek.
“Kami mendapatkan laporan dari warga setempat terkait penemuan mayat sekitar pukul 13.30 WIB, berjenis kelamin laki-laki umur sekitar 45 tahun. Setelah berkoordinasi dengan Polsek, anggota kami langsung meluncur ke lokasi guna mendata dan membantu evakuasi,” ungkap Danramil.

Lanjut dijelaskannya, untuk identitas sementara belum diketahui dan jenazah sudah dibawa ke RSUD Brebes guna visum atau autopsi.

“Bagi warga masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga, dapat segera menghubungi pihak rumah sakit dan Polres Brebes untuk pencocokan data,” imbuhnya. (Aan0713).

Senin, 04 Februari 2019

Pasukan PHH Kodim Brebes Disiapkan Jelang Pileg dan Pilpres 2019

Brebes – Komando Distrik Militer 0713 Brebes, menggelar latihan Penanggulangan Huru-Hara (PHH) guna persiapan pelaksanaan Pemilihan Legislatif dan Presiden 2019, serentak April mendatang. Kegiatan ini sontan menarik perhatian puluhan murid-murid TK Cempaka Putih dan KB Tahfidzul Quran Darul Fikri, Desa Pengempon Kecamatan Brebes yang melaksanakan lawatan belajar ke Kodim.  Senin (4/2/2019).


Tak hanya personel Kodim, pengamanan pesta demokrasi rakyat khususnya di Brebes ini, Polres akan di backup juga anggota dari Subdenpom IV/1-4 Brebes, Satpol PP dan Linmas.

Disampaikan Pasi Intel, Kapten Infanteri M. Tuteng Aryolona di Halaman Makodim, Jalan Jenderal Soedirman 107 Brebes bahwa, tujuan pelatihan untuk mengasah kemampuan para anggota dalam menangani huru-hara yang tidak menutup kemungkinan terjadi konflik sosial pada pelaksanaan Pemilu.

“Ini juga untuk mencegah dan mengantisipasi segala kemungkinan gangguan keamanan dan ketertiban yang ada di wilayah Kabupaten Brebes, yang merupakan juga salah satu tugas pokok TNI-AD membantu Kepolisian dalam menciptakan kamtibmas yang aman dan kondusif,” ungkapnya sembari menekankan anggotanya netral dalam Pemilu.

Untuk latihan lanjutan bersama-sama dengan jajaran Polres direncanakan dalam waktu dekat. Sementara Rifdah Amani (22) Kepala Taman Kanak-Kanak, menyatakan bangga atas kesiapan TNI Kodim dalam menjaga keamanan wilayah.

“Anak didik kami yang berkunjung sebanyak 43 orang ini pasti bangga jika suatu saat nanti menjadi TNI atau Polri,” harapnya. (Utsm-Aan0713).

Anggota TNI Brebes Pelopori Cegah DBD

Brebes – Hari libur dimanfaatkan anggota TNI Kodim 0713 Brebes, Serka Wahyu (kaos hijau topi biru) untuk menggerakkan warga Desa Kedungtukang Kecamatan Jatibarang untuk menggali saluran air/got guna melancarkan pembuangan air guna mencegah merebaknya penyakit Demam Berdarah (DBD) di Kabupaten Brebes. Selasa pagi (5/2/2019).


Wahyu juga mengajak seluruh anggota Club GKP (Gowes Kedungtukang Permai) membantu penghuni Rt. 7-9 Rw 3-4 Kedungtukang untuk memberantas sarang perkembangbiakan aedes aegypti.

“Sasaran kali ini jelas yaitu normalisasi parit atau selokan untuk mengantisipasi terjangkit DBD,” jelasnya di sela-sela membagikan obat jentik nyamuk ke masyarakat.

Sementara Hadi Purwanto (49) selaku Tokoh Masyarakat berharap, pasca kerja bakti dan saluran sudah bersih maka perkembangbiakan nyamuk penyebab DBD dapat diminimalisir. Dirinya menambahkan, pembersihan dilakukan menyeluruh mulai dari membakar sampah hingga mengubur barang-barang bekas berupa kaleng, ban dan botol. “Kami juga menjelaskan bagaimana langkah pencegahan perkembangbiakan nyamuk, termasuk menguras dan menutup wadah/bak penampungan air,” ungkapnya. (Utsm-Aan0713).

TNI-Polri Brebes Siap Amankan Tahun Babi Tanah 2570

Brebes – Jajaran petugas keamanan Kabupaten Brebes melakukan pengamanan perayaan Imlek hari besar dan tempat ibadah umat Buddha di jajaran wilayah hukumnya. Untuk perayaan Imlek tahun 2019 kali ini, penjagaan di Brebes utara diprioritaskan pada dua titik yaitu Klenteng Hok Tek Bio Jalan Mayjen Panjaitan/samping Jembatan Pemali Kelurahan Pasar Batang Kecamatan Brebes serta Hok Tek Ceng Sin Jalan Kelenteng No. 55/pasar, Kecamatan Losari.


Hal ini dibenarkan Bintara Tinggi Operasi (Bati Ops) Kodim 0713, Serma Abdul Kholik saat melaksanakan Apel Pengamanan Imlek di Mapolres Brebes bahwa, kedua tempat tersebut akan dijaga ratusan anggota gabungan secara bergiliran. Selasa (5/2/2019).

Ditambahkannya, pola pengamanan yang diberlakukan sama seperti hari besar keagamaan lainnya, sehingga diharapkan bisa memberi rasa aman dan nyaman bagi masyarakat yang merayakan Tahun Baru China atau Tahun Babi Tanah 2570 kali ini. Pihaknya juga menyatakan siap jika diperlukan melakukan penjagaan ekstra, karena sudah disiagakan puluhan personel siaga di Makodim untuk sewaktu-waktu digerakkan membackup Polri.

"Jika pihak pengamanan internal rumah ibadah meminta sterilisasi dan pemeriksaan terhadap para jamaahnya, kita akan lakukan membantu Polres. Kita akan sesuaikan dengan kondisi di lapangan," ujarnya.

Sementara Kabag Ops Polres Brebes, Kompol Harry Sutadi menghimbau agar masyarakat Brebes khususnya untuk tetap sopan berlalu-lintas di liburan ini. "Mari kita jaga Brebes tetap aman dan kondusif,” ajaknya. (Aan0713).

Sabtu, 02 Februari 2019

Ratusan Ansor Banjarharjo Brebes Disiapkan Sebagai Prajurit Cadangan TNI (3)

Brebes – Sesuai dengan namanya yaitu Babinsa atau Bintara Pembina Desa, tugas dan tanggung jawabnya sangat komplek dan tak hanya soal operasi militer, bencana alam maupun pertanian saja. Namun kaderisasi melalui perkuatan Hankam masyarakat sebagai kekuatan cadangan dalam mengawal NKRI pun dilakukan.


Nampak Babinsa Cihaur Serka Suyitno bersama rekannya Serda Sulis Kurniawan dari Koramil 14 Banjarharjo, membekali 120 orang Gerakan Pemuda (GP) Ansor dengan pelatihan PBB militer dalam kegiatan PKD dan Diklatsar Ansor Angkatan I Kecamatan Banjarharjo di Halaman MTS Al Falah Cihaur. Minggu (3/2/2019).

Upaya yang dilakukan kedua anggota Kodim 0713 Brebes tersebut merupakan penggalangan dalam Sishankamrata (Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta), dimana setiap warga negara mempunyai kewajiban dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia.

Disampaikan Suyitno bahwa, kegiatan juga dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas masyarakat khususnya Ansor untuk ikut ambil jatah membantu tugas TNI melalui pendekatan persuasif, edukatif dan partisipatif. “Sewaktu-waktu para Anshor ini dapat kita gerakkan guna membantu masyarakat lainnya di wilayah Kabupaten Brebes semisal penanganan bencana alam, pengamanan Pemilu, mata dan telinga petugas dalam mengantisipasi terorisme serta menjaga kondusifitas wilayahnya sendiri,” tegasnya.

Sementara Ketua Panitia, M. Tamrin, Sp.Di, menyatakan perlunya masyarakat mewarisi sifat-sifat nasionalisme sehingga TNI Indonesia jumlahnya 265 juta jiwa. (Aan0713).

Penambalan Tanggul di Empat Titik Kritis Sungai Pemali Brebes Mulai Dikerjakan

Brebes – Puluhan tim gabungan yang terdiri dari Dinas PU, Dinas PSDA dan BPBD Kabupaten Brebes, PSDA Pemali-Comal, TNI-Polri dan Aparatur Kecamatan Wanasari, perangkat desa serta warga masyarakat Sidamulya Kecamatan Wanasari Kabupaten Brebes, secara massal menambal tanggul Sungai Pemali. Minggu (3/2/2019).


Hal ini dibenarkan Koordinator Lapangan (Korlap) Hadi Darnoto yang juga Kades Sidamulya, “Kerja bakti penambalan tanggul akan dilangsungkan selama 10 hari kedepan dengan jumlah tenaga sebanyak 80 orang. Kami dibantu dengan 1 unit excavator serta 2 armada dump truk pengangkut material dari Pemkab Brebes,” ungkapnya.

Lebih lanjut Kades menyampaikan, ini merupakan tindak lanjut Rapat Koordinasi (Rakor) penanganan darurat tanggul Sungai Pemali yang telah dilaksanakan Kantor Camat (29/1) kemarin. Pasalnya, penanggulangan di tanggul tersebut sudah sering dilakukan melalui kerja bakti antara masyarakat dan TNI-Polri, namun hasilnya kurang maksimal karena hanya secara manual dengan peralatan konvensional.
Dibenarkan juga Danramil 03 Wanasari Kodim 0713 Brebes, Kapten Inf. Turiman bahwa, hasil kerja secara manual sebelumnya berupa tumpukan karung-karung tanah sebagai tanggul darurat sia-sia, manakala tidak ditunjang dengan talud bambu atau kayu yang ditancapkan dalam menggunakan alat berat. Derasnya arus Sungai Pemali beberapa kali memakan tanggul tersebut.

Tim ini akan memperkuat tanggul di 4 titik sebelah kiri barat Sidamulya guna mitigasi bahaya banjir karena jebolnya Pemali yang diketahui menjadi urat nadi serta pembuangan air utama Kabupaten Brebes ke muara pantai (induk saluran sekunder).

Setidaknya 12.600 karung tanah, akan menjadi tanggul darurat karena belum adanya anggaran untuk mempermanenkannya. Karung-karung ini diperoleh dari Dinas PU SDA Taru Provinsi Jateng (5000 kantong), Balai Besar PSDA Pemali-Comal (5000 kantong), Dinas PSDA PR Kabupaten Brebes (1000 kantong) dan BPBD Kabupaten Brebes sebanyak 2000 kantong. (Aan0713).

Jumat, 01 Februari 2019

Koperasi Kartika A-09 Brebes Dinilai Maksimal dan Tepat RAT

Brebes – Hal ini disampaikan, Kepuskopad A Kodam IV Diponegoro Semarang melalui Letkol (K) Purn. Dra. Rahayu, Kasi Puskopad, dalam RAT (Rapat Anggota Tahunan) Ke-50 tutup buku Tahun 2018 Primer Koperasi Kartika A-09 Brebes, di Aula Jenderal Soedirman Makodim 0713 Brebes. Kamis (31/1/2019).
Acara mengambil tema “Dengan Semangat Kebersamaan, Profesionalisme dan Kerja Keras, Kita Tingkatkan Pengabdian Sebagai Insan Koperasi Dalam Rangka Pencapaian Tugas Pokok dan Fungsi Koperasi Kartika”, diikuti oleh seluruh prajurit dan PNS Kodim serta Minvetcad Brebes.


Ditambahkan Rahayu bahwa, RAT bagi sebuah Koperasi merupakan hal yang mutlak dilaksanakan setiap tahunnya. Pasalnya, ini merupakan ciri dan sendi utama penggerak koperasi yang bertujuan membantu meningkatkan kesejahteraan prajurit dan keluarga serta masyarakat sekitar, terutama aspek ekonomi dalam mencukupi sandang-pangan.

“Saya memberikan apresiasi terhadap kinerja pengurus Primkop A-09 atas terselenggaranya RAT teratur dan tepat waktu. Ini merupakan implementasi Pasal 30 Undang-undang No. 25 Tahun 1992, tentang Perkoperasian,” ungkapnya.

Forum rapat anggota tersebut merupakan pemegang kekuasaan tertinggi dalam organisasi Koperasi, sehingga setiap anggota mempunyai hak yang sama mengeluarkan pendapatnya, dalam pengembangan koperasi ke arah yang lebih baik lagi. Forum ini juga dibahas laporan pertanggung jawaban pengurus, rencana kerja dan anggaran pendapatan serta belanja Koperasi. Hal senada juga dibenarkan Ketua Dekopinda Kabupaten Brebes, Jaenuddin serta Dandim Letkol Inf. Faisal Amri selaku pembina.

Hadir juga Kakankop Brebes, Ketua Persit KCK Cabang XXIII Kodim, Ny. Reva Faisal Amri serta Ketua Koperasi Kartika A-09 Kapten Inf. Wajirin (setelan coklat), yang memaparkan surplus keuangan koperasi. Ia juga memimpin pengundian doorprize, dengan hadiah utama berupa kulkas dan sepeda. (Aan0713).

Rabu, 30 Januari 2019

Puluhan Linmas Tonjong Brebes, Ditingkatkan Kapasitasnya

Brebes – Mengacu kepada Undang-Undang TNI No. 32 Tahun 2004 tentang TNI, satuan kewilayahan TNI-AD memiliki kewenangan untuk melakukan OMSP (Operasi Militer Selain Perang), yang salah satunya adalah memberikan perbantuan kepada Pemerintah Daerah.


TNI-AD memainkan peran dan fungsinya dalam mengakselerasi pembangunan di daerah yang berkorelasi guna memenuhi berbagai tuntutan publik. Salah implementasinya adalah dengan menyuluh dan melatih guna meningkatkan kapasitas Linmas dan RT/RW bidang keamanan Desa Watujaya Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes. Rabu (1/30/2019).  

Dalam sosialisasi, Nampak hadir Kasi Trantib Tonjong Sugiarto, SH, Babinsa Peltu Edi B, Aiptu Joko dari Polsek serta Kades Watujaya. Diterangkan Sugiarto, SH bahwa, Babinsa Koramil 09 Tonjong Kodim 0713 Brebes, telah melatih sejumlah 30 orang Linmas dan RT/RW se-Watujaya. Pasalnya, Linmas merupakan bagian integral dalam sistem pertahanan keamanan nasional. Linmas juga dibentuk pada setiap desa dan anggotanya diangkat dari masyarakat yang telah diberikan pelatihan oleh militer dibawah pengawasan Bupati.
Dijelaskan Peltu Edi B bahwasanya fungsi Linmas dalam kehidupan masyarakat sehari–hari berdasarkan asas legalitas yang meliputi : bagian dalam penanggulangan bencana alam, pengamanan Pemilu, bagian dalam antisipasi terorisme, menjaga keamanan, ketertiban dan ketentraman masyarakat.

“Diharapkan kedepan Linmas mampu mengoptimalkan tugas pokok dan fungsi dalam membantu Kepolisian dan TNI untuk mengatasi teroris melalui pendekatan persuasif, edukatif dan partisipatif,” bebernya.

Adapun maksud dan tujuan diadakan kegiatan tersebut, yaitu dalam rangka meningkatkan pembekalan, pengetahuan bagi perangkat Linmas desa serta mewujudkan personil Linmas yang handal dan Profesional dalam melaksanakan tugas-tugas di wilayah kedepannya. (Aan0713).

Pencipta Mars Babinsa Dapat Motor Dari Panglima TNI

Jakarta – “Mars Babinsa” Tak disangka pencipta lagu ini, Pelda (Purn) Andadio Prabowo, disaat pensiunnya dapat bertatap muka dan menerima penghargaan langsung dari Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P, saat acara Rapim TNI Tahun 2019 di GOR Ahmad Yani Mabes TNI, Cilangkap Jakarta Timur. Rabu (30/1/2019).


Mars tersebut kental bernuansa pengabdian Babinsa TNI dalam membina desa di satuan teritorial Koramil dan Kodim. “Makna nilai-nilai Sapta Marga dan Sumpah Prajurit juga menyelimuti liriknya. Intinya adalah kemampuan kita dalam bermasyarakat serta komunikasi sosial di wilayah masing-masing,” ungkap Hadi Tjahjanto.  

Menurutnya juga, di dalam lagu digambarkan bahwa TNI selalu hadir membantu mengatasi kesulitan rakyat sekelilingnya. Oleh karenanya, mewakili seluruh Prajurit TNI AD, Laut dan Udara, Panglima TNI memberikan apresiasi secara simbolis kepada Andadio Prabowo berupa piagam serta kunci sepeda motor yang disaksikan oleh Menhan RI, Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu, Kasad Jenderal TNI Andika Perkasa, Kasal Laksamana TNI Siwi Sukma Adji SE, MM dan Kasau Marsekal TNI Yuyu Sutisna, SE, MM.

“Kami mengucapkan terima kasih banyak kepada Bapak atas semangat yang luar biasa. Bapak adalah prajurit sejati,” imbuh Panglima TNI.

Sebelumnya, Andadio Prabowo (jabatan terakhir sebagai Bati Tuud Koramil 0818/27 Lawang, Kodim 0818/Malang-Batu, Korem 083/Baladhika Jaya) bersama Wanita TNI menyanyikan lagu Mars Babinsa dengan diiringi Kartika Simponi Orkestra dan diikuti ratusan peserta Rapim.

Diketahui, pada waktu penciptaan lagu, Pelda tersebut mendapatkan perintah dari Dandim 0818/Malang-Batu Letkol Inf. Besar Harto Karyawan, dengan tujuan memberikan semangat kepada para Babinsanya. Mars itu pertama kali dilantunkan saat acara serah terima jabatan Dandim Letkol Inf. Besar Harto Karyawan kepada Letkol Art. Eko Ponco Widodo, 2004 silam. Kini menjadi lagu wajib dan kebanggaan seluruh Babinsa TNI di seluruh wilayah NKRI. (Aan0713).

Selasa, 29 Januari 2019

Perangi Narkoba, Babinsa Kersana Brebes Tanamkan Kedisiplinan

Brebes – Guna membentuk kedisiplinan generasi muda sejak dini, Bati Tuud Koramil 06 Kersana Kodim 0713 Brebes, Peltu Khoiri bersama Serka Jamaludin (Babinsa), melaksanakan pelatihan Tata Upacara Bendera (TUB) kepada Peleton Khusus SMA N 1 Kersana. Rabu (30/01/2019).
Rutinitas ini dilaksanakan dua hari dalam satu minggu, dimana para siswa yang tergabung dalam Tonsus diwajibkan pihak sekolah mengikuti pelatihan secara intensif. Hal ini dibenarkan Khoiri bahwa, kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan wawasan kebangsaan dengan mewarisi nilai luhur budaya bangsa agar tidak memudar di kalangan penerus bangsa.


“Selain TUB juga kami sisipkan PBB (Peraturan Baris Berbaris). Kami terpanggil terjun langsung memberikan pembinaan melalui kegiatan ini. Harapannya agar generasi kita kedepan mampu menjawab arus informasi globalisasi serta anti Narkoba," tegasnya.

Selain itu, saat upacara bendera nantinya agar dapat berjalan dengan tertib dan khidmat sebagai wahana pendidikan awal bela Negara lingkup kecil.

Sementara itu Kepala Sekolah H. Ihdi Amin, M.Pd, sangat mengapresiasi para anggota TNI dalam membina dan mendampingi anak didiknya. "Saya mewakili sekolah sangat berterima kasih atas pelatihan yang diberikan, anak didik kami menjadi lebih bersemangat didampingi TNI,” ungkapnya. (Utsm-Aan0713).

Bentuk Watak Anak SD, Babinsa Wanasari Brebes Lakukan Ini

Brebes - Puluhan siswa Sekolah Dasar Negeri 5 Pesantunan Brebes mendapat pelatihan Peraturan Baris Berbaris (PBB) dari Bintara Pembina Desa (Babinsa) Koramil 03 Wanasari Kodim 0713 Brebes, Sertu Adnan, di halaman sekolah. Rabu (30/1/2019).


Disampaikan Adnan, dengan kedisiplinan, Ke-24 siswa ini coba ditumbuhkan rasa persatuan sehingga lebih mengutamakan bersama diatas kepentingan pribadi. “Dengan disiplin, secara langsung mereka kita tanamkan rasa tanggung jawab,” katanya di sela-sela pelatihan.

Ditambahkannya, selain itu banyak hal positif yang bisa diambil dari pembelajaran PBB, yakni menanamkan kebiasaan dalam tata cara kehidupan yang diarahkan terbentuknya watak atau karakter yang akan berguna dalam kehidupan sehari-hari maupun saat menjadi pemimpin bangsa kelak.

“Sikap ini kita arahkan untuk menumbuhkan ikatan rasa kebersamaan, senasib dan sepenanggungan yang akan berguna dalam menjalankan tugas sehari-hari kelak,” imbuhnya. (Utsm0713).

Babinsa Brebes Atasi Masalah Secara Dini di Wilayah

Brebes - Guna menjalin kemanunggalan TNI dengan Rakyat, Kopka Solikhin Babinsa Sutamaja Koramil 06/Kersana melaksanakan Komsos dengan Perangkat Desa di Kantor Balai Desa, Selasa (01/01/19).


Solikhin mengatakan, Komsos dengan perangkat desa secara langsung hasilnya akan lebih efektif karena hasil pengarahan atau informasi yang didapat secara aktual, sehingga nantinya perangkat desa dapat menyebarluaskan kepada warganya dan juga sebaliknya sebagai Babinsa bisa mendapatkan informasi dan mengetahui permasalahan–permasalahan yang dihadapi masyarakat. Apabila ada permasalahan di wilayah bisa secara dini mungkin diatasi secara internal (kekeluargaan).

Selain itu, Komsos ini adalah merupakan tugas dan tanggung jawab babinsa untuk mengetahui perkembangan wilayah binaan dan untuk lebih mempererat hubungan antara babinsa dan masyarakat,” ungkapnya.

Dengan adanya Komsos yang dilaksanakan secara rutin, diharapkan dapat berperan aktif dalam setiap kegiatan yang dilaksanakan masyarakat yang ada di wilayah binaan. Disamping itu Komsos merupakan salah satu bentuk sinergitas antara Babinsa dan Perangkat Desa dan warga masyarakat untuk menciptakan kerukunan dalam lingkungan. (Utsm0713).

Empat Titik Tanggul Kritis Sungai Pemali Brebes Akan Ditambal

Brebes – Warga masyarakat Desa Sidamulya Kecamatan Wanasari, termasuk para petani bawang merah, kini mulai bernafas lega. Empat titik tanggul Sungai Pemali yang kritis dan mengancam akan segera ditambal pada akhir Januari 2019 (31/1) oleh gabungan segenap elemen.
Hal ini dibenarkan Kades, Hadi Darnoto, dalam Rakor penanganan darurat tanggul Pemali yang bertempat di Ruang Kerja Camat Wanasari. “Penanggulangan di tanggul tersebut sudah sering dilakukan melalui kerja bakti antara masyarakat bersama TNI-Polri. Namun hasilnya kurang maksimal karena hanya menggunakan peralatan konvensional,” ungkapnya, Selasa (29/1/2019).


Ditambahkan Danramil 03 Wanasari Kodim 0713 Brebes, Kapten Inf. Turiman bahwa, “Kami bersama masyarakat Sidamulya sudah melaksanakan upaya secara manual, namun hasilnya kurang maksimal. Manakala debit air Pemali over, karung-karung yang kami pasang hilang terbawa air,” terangnya memastikan ada 4 titik sebelah kiri barat Sidamulya yang harus segera ditangani mengantisipasi hujan dengan intensitas tinggi.

Turiman menyarankan agar pihak terkait menyediakan alat berat excavator untuk menancapkan bambu penahan karung sehingga lebih dalam. Penanganan darurat sebagai langkah awal antisipasi jebolnya tanggul di desa binaannya, pasalnya sungai tersebut merupakan induk utama saluran-saluran pembuang sekunder di Brebes.

Dalam rapat ini disepakati pembagian tugas meliputi : alat berat oleh Pemkab Brebes, Dinas PU SDA Taru Provinsi Jateng menyediakan karung plastik sebanyak 5000 lembar dan upah operator alat berat. Untuk Balai Besar PSDA Pemali-Comal karung plastik 5000 lembar serta mob demob. Dinas PSDA PR Kabupaten Brebes karung 1000 lembar, BBM excavator dan konsumsi. BPBD Kabupaten Brebes sendiri menyiapkan karung sebanyak 2000 lembar dan sesek. Pengangkutan karung dari Kecamatan, sedangkan untuk bambu dan tanah oleh masyarakat setempat dan tenaga akan dibantu personil TNI/Polri.

Sementara dikalkulasi Ir. Rahman Wahyu Adi Kartika Kepala PSDA Pemali-Comal bahwa, penanganan awal setidaknya dibutuhkan kurang lebih 12.600 karung tanah. Ia juga menegaskan bahwa penanggulangan sifatnya sementara karena belum adanya anggaran. (Aan0713).

Kamis, 24 Januari 2019

Tabloid Indonesia Barokah Diedarkan di 6 Masjid Kecamatan Banjarharjo Brebes

Brebes – Panwascam Banjarharjo Kabupaten Brebes bergerak cepat menanggapi laporan warga masyarakat terkait peredaran tabloid yang berbau politik, provokasi dan menyudutkan salah satu Paslon Pilpres 2019. Setidaknya ada 6 Masjid yang mendapatkan paketan Tabloid Indonesia Barokah. Kamis (24/1/2019).

Dibenarkan Moh. Azam, Ketua Panwascam Banjarharjo bahwa, pihaknya mendapatkan laporan dari Babinsa Koramil 14 Banjarharjo Kodim 0713 Brebes, Serda Sulis, Kamis petang (24/1) yang meneruskan aduan dari pengurus Masjid Al Husna, Muhaimin (48) Rt. 05 Rw. 01 Desa/Kecamatan Banjarharjo, yang mendapati paketan sekitar pukul 15.00 WIB. Alamat pengirim dari Pondok Melati Bekasi. Selanjutnya dari hasil koordinasi dengan beberapa pengurus masjid di wilayahnya atas temuan, Panwascam menghimbau agar segera menyerahkan tabloid tersebut.


Adapun masjid yang juga mendapatkan paketan serupa antara lain, Masjid Cikuya (2 paket) dan Ponpes (1 paket) sudah diamankan di Balai Desa, Masjid Baiturrahman Desa Dukuh Jeruk (3 paket) diserahkan ke Polsek, Masjid Al Ikhsan Desa Ciawi (3 paket), Masjid Desa Cibendung (3 paket) telah diserahkan ke Panwascam, Masjid Raudhatul Mustaqim Dukuh Sindangraja Desa Bandungsari (3 paketan) telah diserahkan Panwascam, dan terakhir adalah di Desa Malahayu 4 paket.

“Pelapor telah menerima amplop berwarna coklat, begitu dibuka dan dibaca ternyata isinya bermuatan politik serta menjelekkan salah satu Paslon Capres No. 2, Prabowo-Sandi. Kami bersama Babinsa langsung terjun ke lokasi guna langkah antisipasi dan mengamankan barang bukti untuk dikaji karena berkaitan dengan isu black campaign,” ungkapnya.

Panwascam, Bhabinkamtibmas dan Babinsa menghimbau kepada masyarakat agar tidak mudah terpancing politik adu domba di bulan-bulan politis ini, ujaran kebencian dan provokasi dalam bentuk apapun terhadap salah satu calon pemimpin bangsa akan sangat berpengaruh terhadap kondusifitas wilayah. Jika ditelan mentah masyarakat pembaca, tentunya akan menimbulkan konflik dualisme antar pendukung Paslon.

Juga berkoordinasi dengan Kantor Pos Kabupaten Brebes agar jika ada paketan dengan alamat serupa, agar segera menyimpan atau menunda dulu pengirimannya sampai ada kajian. Sementara pihak Pos mengaku hanya menyampaikan paketan kepada alamat yang tertera dan tidak mengetahui isinya. (Aan).

Kodim Brebes Salurkan Beras Untuk Masyarakat Terdampak Krisis Ekonomi Covid-19

Brebes – Kodim 0713 Brebes kembali menyalurkan bantuan kepada sejumlah masyarakat terdampak krisis ekonomi pandemi covid-19, yang belum se...