Tampilkan postingan dengan label Korsleting Listrik. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Korsleting Listrik. Tampilkan semua postingan

Selasa, 29 Oktober 2019

Korsleting Listrik, Rumah Juragan Di Bulakamba Brebes Ludes Terbakar

Brebes – Kebakaran rumah terjadi di Desa Grinting RT. 05 RW. 06, Kecamatan Bulakamba, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Rabu dini hari (30/10/2019).

Diduga korsleting listrik, rumah milik H. Rofii (55) wiraswasta material bangunan, ludes terbakar.

Dari penyampaian Danramil 07 Bulakamba Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Tuteng Aryolona, bahwa kebakaran terjadi mulai pukul 03.40 WIB.


“Saat terbangun hendak melaksanakan sholat subuh, Haji Rofii sudah melihat api di bagian atas rumahnya,” ucapnya.

Dijelaskannya lanjut, yang bersangkutan langsung berteriak meminta tolong kepada warga warga sekitarnya. Upaya pemadaman pun langsung dilakukan dengan peralatan dan air yang seadanya. Api cepat membesar karena di dalam rumah banyak tersimpan kusen.

“Anggota kami segera menghubungi pihak pemadam kebakaran setelah mendapatkan laporan dari warga masyarakat,” imbuhnya.

Pukul 05.00 WIB, petugas dan mobil pemadam kebakaran Kabupaten Brebes tiba di lokasi. Satu jam kemudian api berhasil dijinakkan, namun bangunan rata dengan tanah.

Korban jiwa nihil namun kerugian harta benda ditaksir mencapai Rp. 200 juta. Saat ini petugas dari Polsek sedang melaksanakan identifikasi penyebab api.

Pasca kejadian Tuteng mengingatkan warga agar lebih memperhatikan instalasi kelistrikan di rumah. Termasuk mencabut kabel peralatan listrik jika sudah tidak digunakan serta mengganti kabel sekunder di rumah dengan serat atau tembaga yang lebih besar. (Aan)

Minggu, 18 Agustus 2019

Pergi Lihat Karnaval, Rumah Sugiman di Banjarharjo Brebes Dilihat Orang Terbakar

Brebes – Sugiman (58) warga RT. 02 RW. 04 Desa Cipajang, Kecamatan Banjarharjo, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tak pernah menyangka bahwa rumahnya kini menjadi tontonan orang saat dirinya sekeluarga menonton karnaval di lapangan desa. Minggu (18/8/2019).

Dibenarkan Babinsa setempat dari Koramil 14 Banjarharjo Kodim 0713 Brebes, Serda Ridhoi Birojikin, yang telah menghimpun keterangan dari saksi yang merupakan tetangga korban, Pipi (40) wiraswasta dan saksi 2 yaitu Intan (30) wiraswasta RT/RW. 04, bahwa sekitar pukul 14.58 WIB kedua saksi juga berniat melihat karnaval desa, namun dalam perjalanan melihat adanya kepulan asap di atap rumah korban.

“Melihat adanya kepulan asap, Ibu Pipi dan Intan tetangga korban langsung berteriak meminta pertolongan,” ucapnya.

Tak lama berselang, puluhan warga setempat merespon musibah kebakaran tersebut dengan memadamkan api secara manual dengan galah bambu maupun dengan penyiraman menggunakan ember secara estafet menaiki atap rumah tetangganya. Warga juga membuka paksa pintu rumah korban yang dalam keadaan tertutup dan terkunci guna mengeluarkan barang-barang yang ada dalam.
“Sekitar pukul 16.00 WIB, api berhasil dipadamkan oleh warga. Satu jam kemudian satu unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi kemudian memadamkan sisa-sisa api yang masih menyala. Kerugian harta benda ditaksir mencapai sekitar Rp. 250 juta,” imbuhnya.

Pasca kejadian, di tengah-tengah warga yang sedang istirahat, Babinsa menghimbau untuk lebih memperhatikan instalasi kelistrikan saat akan meninggalkan rumah serta menyimpan nomor-nomor penting dinas, termasuk Unit Damkar Ketanggungan di nomor (0283-4582193). (Aan)

Rabu, 29 Mei 2019

Rumah Janda di Larangan Brebes Ludes Terbakar Saat Ditinggal Nongkrong Dengan TV Menyala

Brebes – Rumah anyaman bambu milik Umiyati (60) petani asal Desa Slatri Timur RT. 06 RW. 02 Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes, ludes terbakar, sekitar pukul 21.30 WIB pada Rabu malam (29/5/2019).

Dari keterangan Danramil 16 Larangan Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Dipo Suyatno via pesan whatsapps bahwa, pasca melaksanakan shalat tarawih pada pukul 20.30 WIB, pemilik rumah yang merupakan seorang janda menyalakan televisi dan kemudian duduk di teras rumah.

“Pemicu kebakaran sementara diduga berasal dari hubungan arus pendek/korsleting listrik karena sebelumnya korban melihat percikan api dari dalam rumah,” ungkapnya.

Pemilik rumah hanya bisa pasrah karena api tidak bisa dipadamkan oleh puluhan tetangga korban dan Babinsa dengan peralatan seadanya. Hembusan angin kencang dan bangunan yang terbuat dari gedek/anyaman bambu membuat api sangat sulit dipadamkan.

Tidak ada korban jiwa namun kerugian harta benda ditaksir senilai 70 juta rupiah. Rencana kegiatan selanjutnya adalah, Babinsa bersama perangkat desa merencanakan pelaksanaan karya bakti untuk membersihkan puing-puing rumah. (Aan Brebes).

Kodim Brebes Salurkan Beras Untuk Masyarakat Terdampak Krisis Ekonomi Covid-19

Brebes – Kodim 0713 Brebes kembali menyalurkan bantuan kepada sejumlah masyarakat terdampak krisis ekonomi pandemi covid-19, yang belum se...