Tampilkan postingan dengan label Bela Negara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bela Negara. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 02 Februari 2019

Ratusan Ansor Banjarharjo Brebes Disiapkan Sebagai Prajurit Cadangan TNI (3)

Brebes – Sesuai dengan namanya yaitu Babinsa atau Bintara Pembina Desa, tugas dan tanggung jawabnya sangat komplek dan tak hanya soal operasi militer, bencana alam maupun pertanian saja. Namun kaderisasi melalui perkuatan Hankam masyarakat sebagai kekuatan cadangan dalam mengawal NKRI pun dilakukan.


Nampak Babinsa Cihaur Serka Suyitno bersama rekannya Serda Sulis Kurniawan dari Koramil 14 Banjarharjo, membekali 120 orang Gerakan Pemuda (GP) Ansor dengan pelatihan PBB militer dalam kegiatan PKD dan Diklatsar Ansor Angkatan I Kecamatan Banjarharjo di Halaman MTS Al Falah Cihaur. Minggu (3/2/2019).

Upaya yang dilakukan kedua anggota Kodim 0713 Brebes tersebut merupakan penggalangan dalam Sishankamrata (Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta), dimana setiap warga negara mempunyai kewajiban dalam mempertahankan kedaulatan Indonesia.

Disampaikan Suyitno bahwa, kegiatan juga dalam meningkatkan kapasitas dan kapabilitas masyarakat khususnya Ansor untuk ikut ambil jatah membantu tugas TNI melalui pendekatan persuasif, edukatif dan partisipatif. “Sewaktu-waktu para Anshor ini dapat kita gerakkan guna membantu masyarakat lainnya di wilayah Kabupaten Brebes semisal penanganan bencana alam, pengamanan Pemilu, mata dan telinga petugas dalam mengantisipasi terorisme serta menjaga kondusifitas wilayahnya sendiri,” tegasnya.

Sementara Ketua Panitia, M. Tamrin, Sp.Di, menyatakan perlunya masyarakat mewarisi sifat-sifat nasionalisme sehingga TNI Indonesia jumlahnya 265 juta jiwa. (Aan0713).

Sabtu, 19 Januari 2019

Bentuk Generasi Militansi Berjiwa Nasionalisme, Ini yang dilakukan TNI Tanjung Brebes

Brebes – Nasionalisme bukan hanya milik dan tugas TNI saja, namun menjadi kewajiban dari 265 juta jiwa penduduk Indonesia, tepatnya  133,17 juta jiwa laki-laki dan 131,88 juta jiwa perempuan. Generasi bangsa saat ini tidak harus mencucurkan darah untuk merebut kemerdekaan, namun yang harus dilakukan adalah mengisi kemerdekaan dengan pembangunan serta kaderisasi patriot muda.
Sehingga untuk menumbuhkan, memupuk dan memelihara nasionalisme, perlu intens dilakukan pendidikan pembangunan karakter. Ini seperti yang dilakukan Babinsa Koramil 04 Tanjung Kodim 0713 Brebes, Sertu Mujito dan Serda Sri Kuntoro, melatih cara menghormat yang baik dan benar, kepada para peserta PKPNU (Pendidikan Kader Penggerak Nahdlatul Ulama) angkatan Ke-33 tahun 2019, bertempat di Madrasah Diniyyah Miftahul Ulum Desa Kemurang Kulon Kecamatan Tanjung Kabupaten Brebes. Minggu (20/1/2019).


Terpisah, dibenarkan Danramil Kapten Inf. Muhtadi bahwa, pihaknya selama dua hari (19/1 dan 20/1) melaksanakan pelatihan terhadap 73 orang kader PKPNU Tanjung. “Jiwa nasionalisme dan patriotisme dikalangan pemuda pada saat ini hanya muncul bila ada suatu faktor pendorong, seperti kasus klaim beberapa kebudayaan Indonesia oleh Malaysia. Namun rasa nasionalisme ini kembali berkurang seiring meredanya konflik tersebut,” ucapnya.
Harapan Danramil adalah terciptanya sosok panutan yang selanjutnya akan menularkan ilmunya mulai dari lingkup terkecil, yaitu keluarga. Terlihat para peserta baik tua maupun muda, sangat antusias menerima bimbingan dari TNI. Sementara Ketua PKPNU MWC, Drs. Wahidin, mengucapkan banyak terima kasih.

Adapun materi yang diberikan selama karantina dua hari tersebut meliputi apel pagi dalam membentuk kedisiplinan, doa dalam menguatkan rohani, senam pagi untuk penguatan fisik dan kebugaran, PBB dan PPM dasar guna membentuk sikap militansi serta latihan penghormatan dasar baik perorangan maupun penghormat umum saat Upacara Bendera guna menghormati pemimpinnya serta pahlawan bangsanya. (Aan0713).

Selasa, 15 Januari 2019

Relawan Bela Negara Recovery Psikologis Korban Tsunami Pesisir Lampung

Lampung – Tim Relawan Bela Negara dari Yayasan Barisan Patriot Bela Negara (YBPBN) Kementerian Pertahanan, kembali melakukan trauma healing terhadap korban terdampak musibah Tsunami Selat Sunda (22/12/18), di pesisir Provinsi Lampung tepatnya di SMAN 1 Rajabasa, Jalan Pesisir Desa Kunjir Kecamatan Rajabasa Kabupaten Kalianda, Lampung Selatan.



Disampaikan Ketua Relawan Belneg, Achmat Juniawan (51) melalui Cepi G, salah satu anggota bahwa, “Tim disini didukung oleh FKPLP (Forum Komunikasi Persaudaraan Lampung Perantauan) yang diketuai oleh Ketua MPR RI, Zulkifli Hasan. Selama dua hari (14-15/1) sasarannya termasuk murid dan guru sekolah tersebut yang juga menjadi korban tsunami. Selain disini, kami juga akan bergerak ke Pulau Sebesi wilayah Desa Tejang Kecamatan Rajabasa,” tuturnya melalui pesan whatsapp kepada Serka Aan Setyawan, Humas Kodim 0713 Brebes. Selasa (15/1/2019).

Sementara menurut Kepala Sekolah Khoerulloh, sesaat sebelum trauma healing dilakukan,  “Saya mengapresiasi sekali dengan kegiatan relawan Bela Negara Kemhan ini, kebetulan disini masih banyak siswa-siswi yang trauma akan peristiwa tsunami beberapa minggu lalu. Di sekolah kami ada yang menjadi korban bahkan ada yang meninggal dunia,” ujarnya.

Tak kurang dari 200 anak didik SMA tersebut hadir mengikuti kegiatan kemanusiaan ini. Pendekatan spiritual diselingi edukasi tentang wawasan kebangsaan membuat suasana menjadi semakin hangat. Beberapa anak kelas 12 yang menyatakan senang antara lain Firmansyah, Evi, Imel dan Revi. Pasalnya, perbedaan trauma healing dari relawan Bela Negara dengan yang lain adalah aspek pendekatan spiritual ditambah pemberian muatan edukasi wawasan kebangsaan dan lainnya.

Diketahui sebelumnya, di pesisir Banten tepatnya di di Dusun Tanjung Lame Desa Ujungjaya Kecamatan Sumur Kabupaten Pandeglang (Minggu pagi (13/1), dengan dukungan Dirjen Bela Negara Kemhan RI, Brigjen TNI Tandyo Budi Revita, S.Sos serta Koperasi Madu Hanjuang Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut, Jabar. Setidaknya 250 orang, baik Balita/Paud, anak-anak sampai dengan Lansia terdampak tsunami, diberikan pemulihan trauma melalui metode serupa. (Aan0713).

Sabtu, 12 Januari 2019

Anak-anak dan Warga Korban Tsunami Banten Jalani Trauma Healing Bela Negara

Banten – Upaya kemanusiaan pemulihan psikologis korban tsunami pesisir Banten dan Lampung pada 22 Desember 2018 terus dilakukan, baik oleh pemerintah maupun relawan. Termasuk yang dilakukan para relawan Bela Negara dari Yayasan Barisan Patriot Bela Negara (YBPBN) Kementerian Pertahanan.


Mereka melakukan trauma healing di Dusun Tanjung Lame Desa Ujungjaya Kecamatan Sumur. Sekitar 250 orang yang terdiri dari anak-anak dari Balita dan Paud sampai dengan Lansia yang terdampak tsunami, diberikan pemulihan trauma melalui pendekatan spiritual dipadukan dengan psikologis. Minggu pagi (13/1/2019).

Kegiatan mendapatkan respon sangat baik dari warga dan tokoh masyarakat setempat, termasuk Koordinator Layanan Dukungan Psikososial, Taruna Tanggap Bencana, Labuan Banten, Siti Nurdjanah. Relawan Bela Negara juga ditopang atau dukungan dari Koperasi Madu Hanjuang Kecamatan Bungbulang Kabupaten Garut, Jabar, melalui Korlap Posko Hendra Pranova, SE.MM.

Terlihat Ketua Relawan Belneg Achmat Juniawan (51) Eman Sulaeman, Syafrijal (59), Nanang (55) dan Cepi Gantina (belanegaranews.com) menyisipkan edukasi tentang pemahaman bela negara dan pendalaman pancasila dengan sesekali diselingi game dan pembagian hadiah guna memacu semangat dan keceriaan. Disampaikan Achmat Juniawan, bahwa pihaknya mendapatkan mandat penuh dari Dir Bela Negara Kemhan, Brigjen TNI Tandyo Budi Revita, S.Sos, guna melaksanakan pemulihan kemanusiaan di Banten selama 2 hari, kemudian menyusul langsung ke Provinsi Lampung Selatan di daerah Kota Kalianda serta Pulau Sebesi (yang terletak di wilayah Desa Tejang Kecamatan Rajabasa).

“Pemulihan psikologis, pada dasarnya membuat anak-anak sibuk bermain, menggambar, bernyanyi dan mendengarkan dongeng. Kalau anak-anak justru lebih mudah pulih psikisnya dibandingkan orang dewasa," ungkapnya melalui pesan whatsapp kepada Serka Aan Setyawan, Humas Kodim 0713 Brebes.

Sementara salah satu anak, Dedeh (11) menyatakan terima kasih, “Kami diajak bermain dan diberi hadiah, ini membuat kami Anak-anak bahagia karena dapat berkumpul bermain bersama,” cetusnya. (CepiG/Aan0713/Dade).

Kodim Brebes Salurkan Beras Untuk Masyarakat Terdampak Krisis Ekonomi Covid-19

Brebes – Kodim 0713 Brebes kembali menyalurkan bantuan kepada sejumlah masyarakat terdampak krisis ekonomi pandemi covid-19, yang belum se...