Tampilkan postingan dengan label penemuan tulang-tulang manusia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label penemuan tulang-tulang manusia. Tampilkan semua postingan

Selasa, 03 Desember 2019

Pemakaman Kerangka Manusia Yang Ditemukan Di Lokasi Longsor Salem Brebes, Tanpa Identifikasi Lanjutan

Brebes – Babak akhir penemuan kerangka manusia yang diduga salah satu dari empat korban hilang akibat tertimbun longsor nasional di Desa Pasirpanjang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah (22/2/18), adalah keempat pihak keluarga mengikhlaskan tanpa identifikasi lebih lanjut yaitu tes DNA.

Keempat keluarga sudah sepakat menyatakan menerima hasil identifikasi awal dari pihak Puskesmas Bentar, Salem. Hal ini dibenarkan Danramil 13 Salem Kodim 0713 Brebes melalui Pelda Jahri, Bati Tuud Koramil serta Serma Wartono, anggota Unit Intel Kodim wilayah Salem. Selasa sore (3/12/2019).


“Hari ini telah digelar pertemuan antara Muspika dengan keempat ahli waris korban longsor di Desa Pasirpanjang. Hasilnya, mereka sepakat untuk menguburkan penemuan kerangka manusia itu dengan layak di TPU Julang, Pasirpanjang,” jelas Serma Wartono (kaos putih kacamata di kepala).

Dijelaskannya lanjut, selain Muspika setempat, pertemuan yang dilangsungkan di Puskesmas Bentar ini juga dihadiri Kepala Puskesmas dr. Edi Hardono, M.Kes, Babinsa setempat Setu Tarto, Kanit Reskrim Polsek Salem Bripka Aris Wahyudi, serta keempat ahli waris yang meliputi Daswanto dari keluarga korban Almarhum Marsui, Rahmat dari korban Almarhum Wahyu, Carka dari keluarga korban Almarhum Haryanto dan juga Kiki Setiawan dari keluarga korban Almarhum Suwirso.

Dikatakannya juga, para pihak keluarga juga telah membuat surat pernyataan yang juga ditandatangani jajaran Muspika dan Kepala Puskesmas Bentar, sehingga di kemudian hari tidak akan mempermasalahkan hasil temuan yang akan dimakamkan.

Sementara dari keterangan dr. Edi Hardono, M.Kes, bahwa maksud pertemuan adalah menyikapi penemuan dari sudut pandang pemeriksaan secara medis.

“Dari hasil pemeriksaan awal medis Puskesmas Bentar, tulang atau kerangka yang ditemukan dalam kondisi tidak utuh dan dengan tinggi badan kurang lebih 150 centimeter,” jelasnya.
Ditambahkannya, untuk jenis kelamin belum bisa diidentifikasi. Bagian yang ditemukan meliputi tulang kaki, jari-jari kaki dan tangan, tulang belakang, tulang panggul dan tulang dahi.

Untuk proses pemakaman dilakukan oleh pihak Pemerintah Desa Pasirpanjang dengan disaksikan oleh para ahli waris korban.

Sekedar diketahui, kerangka tersebut sebelumnya telah ditemukan tanpa sengaja (2/12), oleh dua orang petani setempat saat sedang menggali saluran air untuk memupuk tanaman kacang tanah di kebun yang terdampak bencana tanah longsor yang telah merenggut 18 korban jiwa dan 4 orang hilang.

Lokasi penemuan di areal perkebunan penduduk setempat yang tertutup timbunan material longsor seluas 16,8 hektar pada kedalaman kurang lebih satu meter. (Aan)

Senin, 02 Desember 2019

Kerangka Manusia Diduga Korban Tanah Longsor Salem Brebes Ditemukan

Brebes – Dua orang petani yang merupakan warga asli Desa Pasirpanjang, Kecamatan Salem, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, tanpa sengaja menemukan kerangka manusia di areal bekas longsor nasional yang pernah terjadi pada awal tahun 2018 lalu (22/2), merenggut 18 korban jiwa dan 4 orang hilang.

Dibenarkan Danramil 13 Salem Kodim 0713 Brebes melalui Bati Tuud, Pelda Jahri, bahwa sekitar pukul 14.00 WIB, Abidin (57) dan Ahya Wisona (72) yang sedang beraktifitas di kebun yang merupakan bagian dari areal seluas 16,8 hektar yang tertutup material longsoran 1,5 juta meter kubik dengan kedalaman kurang lebih 8 meter.


Cangkul Abidin tidak sengaja membentur benda keras saat sedang menggali saluran air untuk memupuk tanaman kacang tanah di kebun yang terdampak bencana tanah longsor tersebut. Setelah dilakukan penggalian lagi, ternyata adalah tulang dari kerangka manusia. Selanjutnya kedua petani tersebut melaporkannya kepada perangkat desa, untuk diteruskan kembali kepada aparat terkait.

Sekitar pukul 14.15 WIB, anggota Polsek Salem bersama anggota Unit Intel Kodim 0713 Brebes wilayah Salem dan Babinsa Koramil 13 Salem, piket Satpol PP Salem, mendatangi TKP untuk melakukan penggalian bersama masyarakat.

“Dari penggalian di lokasi penemuan, ditemukan beberapa tulang yang diduga kerangka manusia yaitu meliputi tulang kaki, jari-jari kaki dan tangan, tulang belakang, tulang panggul dan tulang dahi,” jelasnya.

Sementara disampaikan Serma Wartono, anggota Unit Intel Kodim 0713 Brebes wilayah Salem, bahwa temuan itu diduga merupakan salah satu dari 4 korban longsor hilang yang jenazahnya belum ditemukan hingga saat ini.

Ditambahkannya, sementara penemuan yang belum utuh itu, disimpan di Puskesmas Bentar, Salem, sambil menunggu proses penggalian hari berikutnya.

Jika dinyatakan cukup atas upaya pencarian terhadap tulang bagian tubuh lainnya, maka selanjutnya kerangka tersebut akan dievakuasi ke Tim Forensik Dokkes Polres Brebes, guna tes DNA kemudian dicocokkan dengan keempat keluarga korban yang kehilangan salah satu anggota keluarga atas musibah tahun lalu tersebut.

Tampak Serma Wartono (kaos putih topi hitam terbalik), sedang mendata dan membawa penemuan kerangka tersebut Puskesmas Bentar bersama anggota Polsek. (Aan)

Kodim Brebes Salurkan Beras Untuk Masyarakat Terdampak Krisis Ekonomi Covid-19

Brebes – Kodim 0713 Brebes kembali menyalurkan bantuan kepada sejumlah masyarakat terdampak krisis ekonomi pandemi covid-19, yang belum se...