Tampilkan postingan dengan label Kebakaran hutan Perhutani Pekalongan Barat. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kebakaran hutan Perhutani Pekalongan Barat. Tampilkan semua postingan

Minggu, 20 Oktober 2019

Upaya Pemadaman Karhutla Lahan Perhutani BKPH Bantarkawung Brebes

Brebes – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kawasan hutan pinus milik Perhutani RPH Tambakserang, BKPH Bantarkawung, KPH Pekalongan Barat, terbakar. Minggu siang (20/10).

Dibenarkan Danramil 12 Bantarkawung, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Nurhadi, bahwa kebakaran terjadi tepatnya di lahan hutan pinus Perhutani petak 61 L di Gunung Payung, Desa Karangpari dan wilayah Desa Waru.

“Api dilihat pertama kali oleh beberapa warga setempat yang sedang beraktivitas di areal Perhutani sekitar pukul 12.30 WIB. Selanjutnya dengan peralatan seadanya dan racun api, warga Karangpari dan Waru bersama Babinsa, LMDH dan pihak Perhutani, berusaha memadamkan api,” ungkap Nurhadi.


Ditambahkannya, mereka juga membuat sekat api agar kebakaran tidak meluas. Api berhasil dipadamkan 4 jam berselang.

“Pasca kejadian pihak Perhutani, TNI dan masyarakat sekitar hutan masih tetap waspada. Kami terus melakukan pemantauan,” tandasnya.

Adapun penyebab kebakaran diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan, ditambah dengan hembusan angin yang cukup kencang dan kekeringan di musim kemarau.

Tidak ada korban jiwa, namun 5,5 hektar lahan produktif Perhutani hangus terbakar yang berisikan pohon pinus dan bambu.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak membersihkan lahan pertanian atau perkebunan dengan cara membakarnya, serta memastikan bara rokok benar-benar mati sebelum dibuang,” pungkasnya. (Aan)

Rabu, 18 September 2019

Api Yang Membakar Hutan Lindung Di Wilayah Brebes Padam Oleh Ratusan Relawan Gabungan

Brebes – Kebakaran hutan yang terjadi di hutan lindung lereng Gunung Slamet, milik Perhutani KPH Pekalongan Barat, berhasil dipadamkan oleh tim gabungan dari dari Kabupaten Brebes dan Tegal yang terdiri dari BPBD, TNI-Polri serta para relawan. Rabu siang (18/9/2019).

Pasalnya, selain melanda kawasan hutan lindung di wilayah Kabupaten Tegal, juga merembet ke wilayah Kabupaten Brebes dengan melewati Bukit Igir Genting petak 16 Dukuh Sawangan, Desa Sigedong, Kecamatan Bumijawa, Kabupaten Tegal, berjarak 3-4 kilometer dari pemukiman penduduk.

Diketahui, titik api di lereng gunung tertinggi di Jawa Tengah ini, pertama kali terlihat pada Selasa petang (17/9) pukul 15.00 WIB. Kondisi Medan yang terjal ditambah kencangnya angin sangat menyulitkan petugas gabungan untuk memadamkan api yang merembet ke petak lainnya ke wilayah lereng di Kabupaten Purbalingga dan Banyumas.

Untuk Kabupaten Brebes sendiri, api yang terlihat dari jalur pendakian Gunung Slamet Posko 3 dan 4, Dukuh Kaliwadas, Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog, berhasil dipadamkan sekitar pukul 13.30 WIB (18/9). Ini tak terlepas dari perjuangan ratusan petugas gabungan yang terdiri dari pihak Perhutani, BPBD, Tagana, Relawan Peduli Sirampog (RSP) dan TNI-Polri, PMI, unsur masyarakat serta para relawan lainnya yang bermarkas di Posko Mandiri Siaga Gunung Slamet Kaliwadas.

Tampak Serda Purnomo, Babinsa setempat dari Koramil 10 Sirampog Kodim 0713 Brebes, beserta tim relawan sedang memantau perkembangan di Posko Kaliwadas.

Dikatakan Koordinator Pusdalops BPBD Brebes, Agung Kurniawan di Posko Kaliwadas, bahwa upaya pemadaman di empat titik yaitu jalur Permadi Guci, jalur Bosapala Sawangan, jalur Kaliwadas I dan II, dilakukan oleh empat regu dari tim gabungan dengan peralatan seadanya karena kesulitan medan. Rabu sore (18/9/2019).

Selain memadamkan api dengan ranting pohon, tim juga membuat sekat bakar atau parit untuk mencegah area terbakar meluas. Walaupun sudah padam, namun pihaknya tetap mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati saat beraktivitas pertanian di sekitar lokasi.

Sementara dari keterangan awal di lapangan, luas hutan lindung di wilayah Brebes yang terbakar mencapai kurang lebih 18 hektar. (Aan)

Selasa, 17 September 2019

Kebakaran Hutan Di Lereng Gunung Slamet Meluas Ke Wilayah Brebes

Brebes – Pasca Karhutla (Kebakaran Hutan dan Lahan) beberapa waktu yang lalu (5/9) di hutan produksi milik Perhutani BKPH Pekalongan Barat pada petak 15 F, sebelah timur Dukuh Kaliwadas, Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, kini kejadian serupa kembali terjadi dan bahkan lebih hebat.

Hutan di lereng Gunung Slamet ini, sampai saat ini area yang terbakar diprediksi mencapai kurang lebih 10 hektar di dua wilayah hutan yaitu Kabupaten Brebes dan Tegal.

Dibenarkan Danramil 10 Sirampog Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Mukhrodi, bahwa api pertama kali dilihat warga masyarakat pada hari Selasa (17/9) sekitar pukul 19.30 WIB, di Bukit Igir Genting, Petak 16, wilayah Kabupaten Tegal, tepatnya kurang lebih berjarak 3-4 kilometer dari Dukuh Sawangan, Desa Sigedong, Kecamatan Bumijawa.


“Api cepat menjalar karena hembusan angin kencang dan ditambah semak belukar yang kering. Dugaan sementara karena faktor kelalaian masyarakat petani,” ucapnya

Dijelaskannya juga, api masih menyala sampai dengan pukul 21.00 WIB dan sudah memasuki hutan di wilayah Brebes, Purbalingga dan Banyumas. Para relawan yang terjun berusaha memadamkan api meliputi Bosapala, Polsek Bumijawa, Polsek Bojong, Polres Tegal, Perhutani, TNI, Gupala, Kompak, PMI, BPBD dan RAPI.

Di wilayah Brebes sendiri, kebakaran diketahui pada sore hari (17/9), saat Petugas Perhutani/Mandor Perhutani, mendapat laporan dari masyarakat bahwa di hutan lindung/rimba sebelah timur Kaliwadas terbakar. Selanjutnya petugas Satgas PB BPBD, Koramil, Tagana dan Relawan Sirampog Peduli (RSP), Ormas, Pemuda Pancasila dan masyarakat, bersama-sama naik ke lokasi yang terbakar untuk berusaha memadamkan api dengan alat seadanya.
“Belum ada laporan korban jiwa, sedangkan cakupan wilayah yang terbakar di Sirampog, belum bisa ditaksir,” tandasnya.

Upaya pemadaman masih terus dilakukan diantaranya dengan membuat sekat bakar dengan sistem parit di area sekitar hutan yang terbakar. Langkah ini bertujuan untuk menghambat area agar tidak meluas.

Dari laporan terakhir di lapangan, sampai berita ini diturunkan, hutan rimba atau lindung di pos 3 jalur pendakian Gunung Slamet sebelah timur Dukuh Kaliwadas, Desa Dawuhan, Kecamatan Sirampog, Brebes, masih tampak asap. (Aan)

Kodim Brebes Salurkan Beras Untuk Masyarakat Terdampak Krisis Ekonomi Covid-19

Brebes – Kodim 0713 Brebes kembali menyalurkan bantuan kepada sejumlah masyarakat terdampak krisis ekonomi pandemi covid-19, yang belum se...