Kamis, 27 Juni 2019

TNI Kodim Brebes Latihan Ilmu Medan dan Peta Kompas

Brebes - Memelihara dan meningkatkan kemampuan dan ketangkasan prajurit, khususnya dalam bidang pengetahuan dasar keprajuritan, maka para prajurit Kodim 0713/Brebes melaksanakan latihan Ilmu Medan dan Peta Kompas dalam rangka melaksanakan program minggu militer bulan Juni.

Pelaksanaan latihan tersebut dipimpin oleh Bintara Tinggi Operasional (Bati Ops) Kodim Pelda Abdul Kholik dibantu oleh Baminops Serda Muslim di Lapangan Apel Kodim, Jumat (28/6/2019).    

Bati Ops menegaskan, latihan Ilmu Medan dan Peta Kompas ini merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mengingat kembali materi pengetahuan dasar prajurit yang pernah diterima baik pada waktu pendidikan dasar militer maupun di satuan-satuan tempur sebelumnya. 

"Selain itu pelaksanaan latihan ini juga bertujuan untuk melatih kembali bagi personil Kodim tentang pengetahuan ilmu medan, orientasi peta, dan juga bagaimana cara menggunakan kompas baik pada siang hari maupun malam hari." Ujarnya.   

Lebih lanjut Pelda Abdul Kholik menyampaikan, belajar dan berlatih untuk mendalami kembali pengetahuan dasar prajurit khususnya Ilmu Medan dan Peta Kompas (IMPK) mutlak harus dilaksanakan setiap prajurit, karena materi ini sangat penting untuk dikuasai oleh setiap prajurit, guna menunjang pelaksanaan tugas-tugas di lapangan, baik tugas operasional maupun tugas-tugas kemanusiaan." paparnya.

Di kesempatan lain Komandan Kodim 0713/Brebes mengatakan bahwa pengetahuan dasar kemiliteran salah satunya IMPK harus selalu dipelajari oleh setiap prajurit, Khususnya Kodim 0713/Brebes.

"Karena Materi IMPK ini berkaitan dengan kehidupan seorang prajurit dan sangat menunjang dalam pelaksanaan tugas, untuk itu harus senantiasa dikuasai, dipelihara dan ditingkatkan." Tandasnya. (Utsm)

Saka Wira Kartika Brebes Berlatih Repling




Brebes – Menjadi seorang pramuka adalah salah satu kebanggan bagi dirinya sendiri dan kebanggan untuk sesama serta organisasi dan seluruh komponen lainnya, seperti yang dilakukan oleh salah satu anggota pramuka Saka Wira Kartika (SWK) Koramil 15/Ketanggungan inilah yang patut kita acungkan jempol, dimana dalam waktu libur sekolah melakukan hal yang sangat positif dan menantang.


Sejumlah anggota pramuka Saka Wira Kartika yang dibesut pelatihannya oleh Kapten Inf Sugeng Wiratno ini melakukan rangkaian kegiatan jelajah rimba raya yang diselenggarakan oleh Saka Wira Kartika Koramil Kroya Kabupaten Cilacap hingga minggu ini berlangsung. Jum’at (28/6/19).
 

Dalam kesempatannya melalui hubungan telepon, Kapten Sugeng menyampaikan bahwa anggota SWK yang ikut dalam kegiatan tersebut dalam keadaan sehat dan bisa melaksanakan rangkaian jadwal yang sudah ditentukan oleh panitia, mudah-mudahan mereka mendapatkan pengalaman yang berharga dan bermanfaat baik untuk diri sendiri maupun untuk organisasi SWK Koramil 15/Ketanggungan ini, Tandasnya.

Saat ini mereka sedang melaksanakan latihan teknik repling dan prusiking, dimana dua kegiatan yang sudah biasa dilakukan oleh SWK Koramil Ketanggungan, mereka mengikuti latihan kembali dengan peserta lainnya. Tambahnya (Utsm/Aanbrebes)

Rabu, 26 Juni 2019

Prajurit Brebes Angkat Halter Guna Dapatkan Beberapa Manfaat

Brebes – Penampilan indah bagi pria maupun wanita khususnya di usia antara 30 – 50 tahun sangat didambakan setiap orang. Pasalnya, tubuh akan mengalami penurunan massa otot sebanyak 10 % dengan digantikan oleh lemak. Keadaan ini akan menurun lagi pada usia 60 tahun.

Terkadang alasan orang adalah malas untuk berolahraga atau terlalu sibuk dengan pekerjaannya. Cara yang paling murah dan tidak menyita banyak waktu dan tempat adalah dengan angkat halter/barbell atau dumbbell (barbell kecil).

Dibenarkan Bintara Pelatih Kodim 0713 Brebes, Pelda Abdul Kholik bahwa angkat barbel yang merupakan inovasi baru bagi TNI-AD dalam upayanya membentuk postur tubuh ideal para prajurit dan PNS serta memelihara kemampuannya. Tak terkecuali bagi satuan teritorial guna mendukung tugas-tugas pokok dalam membina wilayah, karena postur yang tegap merupakan ciri khas dari seorang prajurit.

“Sebagai Babinsa, minimal harus mempunyai postur yang tidak gemuk. Ini akan menunjang pergerakannya dalam membina wilayah termasuk melaksanakan kegiatan-kegiatan karya bakti TNI,” ucapnya, Kamis pagi (27/6/2019).

Dikatakannya juga, berat yang digunakan antara 15-17 kilogram melalui ember/kaleng cat dengan diisi batu split, pasir dan semen dengan gagang besi batangan sepanjang 1 meter.

Sementara diketahui, manfaat mengangkat barbel lainnya adalah merangsang pembentukan sel baru guna meningkatkan kekuatan otot dan tulang, membakar kalori lebih banyak karena tubuh akan bermetabolisme lebih cepat dan meningkatkan kesehatan jantung karena jantung akan terpacu memompa darah.

Selain itu dari penelitian yang dilakukan di Australia, dari sekelompok orang selama 4 bulan mengangkat beban, dapat menjaga kadar gula darah lebih seimbang daripada kelompok yang melakukan aerobik sebanyak 3 hari seminggu. Jadi, dari hasil penelitian tersebut menunjukkan orang yang melakukan angkat beban mengalami penurunan lemak 40% lebih banyak. Karena akan membuat lemak turun dan tubuh lebih sensitif terhadap hormon insulin. (Aan Brebes).

Terpilih Menjadi Kades, Babinsa Bumiayu Brebes Berterimakasih Kepada Media

Brebes – Hal ini disampaikan Kepala Desa Bumiayu Kecamatan Bumiayu Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Serka Sukaro (48), Babinsa yang akan segera dilantik serentak oleh Bupati Brebes, Hj. Idza Priyanti, SE, MH tanggal 15 Juli mendatang di Lapangan Asri Bumiayu. Rabu malam (26/6/2019).

Babinsa Pruwatan Koramil 08 Bumiayu Kodim 0713 Brebes ini juga tinggal menunggu surat turunnya surat pensiun dini secara hormat yang telah diajukannya kepada Pangdam IV Diponegoro beberapa waktu yang lalu.
Tampak Serma Ujang (kacamata) mewawancarai serta Serma Aan Setyawan (kemeja hijau) dan Serma Bambang, Bati Tuud Koramil, berfoto bersama masyarakat setempat yang masih terus berdatangan memberikan ucapan selamat, pasca Sukaro (kemeja putih peci hitam) terpilih menjadi Kades 16 Juni lalu dengan 3.787 suara dan menyingkirkan empat calon lainnya, termasuk petahana dua periode, Dwi Hari Basuki, yang memperoleh 2.103 suara.

Kades yang hoki dengan pencalonan nomor urut lima ini, unggul telak 1.600 lebih suara masyarakat yang menginginkan perubahan di desa mereka.

“Saya mengucapkan banyak terimakasih kepada para rekan-rekan media, karena telah membantu menyampaikan aspirasi, visi dan misi saya kepada masyarakat Bumiayu,” ungkapnya mengapresiasi.

Dibenarkan salah satu warga masyarakat, Agus Saifulloh (40) wiraswasta bahwa, Kades terpilih sangat aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, kepemudaan khususnya tiga tahun kebelakang, sehingga tidak heran masyarakat setempat sangat berharap Sukaro mampu membawa Desa Bumiayu kedepannya menjadi lebih maju infrastruktur serta pelayanan kepada masyarakatnya. (Aan Brebes).

Kekeringan Awal di Bantarkawung Brebes, Petani Bendung Cigunung

Brebes – Kekeringan tersebar di wilayah Pantura Kabupaten Brebes sudah mulai menyebar ke beberapa wilayah Brebes bagian tengah. Puluhan hektar lahan persawahan di wilayah Kecamatan Batarkawung, juga mulai mengalami kekeringan awal yang diakibatkan mulai mengeringnya irigasi yang bersumber dari Kali Cigunung.

Di Desa Sindang Wangi, puluhan masyarakat melaksanakan pembuatan bendungan untuk mengairi sawah agar tidak gagal panen. Rabu (26/6/2019).
Disampaikan Kepala Desa, Daryo (54), perangkat desa bersama anggota TNI dari Koramil 12 Bantarkawung Kodim 0713 Brebes, membantu para petani dalam membuat bendungan di sungai tersebut dengan menggunakan dana swadaya masyarakat dan desa, guna mengairi setidaknya 10 hektar sawah.

Musim kemarau tahun ini datang lebih cepat dari tahun sebelumnya. Tahun kemarin, bulan Juni petani masih mendapatkan air yang cukup sehingga bisa panen, namun saat ini air sudah tidak ada sejak awal Juni lalu.

Sementara dibenarkan Danramil, Kapten Infanteri Nurhadi bahwa, “Kami mengerahkan enam orang anggota guna membantu upaya sekitar 65 orang petani dalam membendung Cigunung, dan hari ini progresnya mencapai 30 %,” ujarnya.

Ditambahkannya, sebagian petani di wilayah lainnya juga harus menyedot air dari irigasi primer dengan mesin pompa sehingga tentunya akan berdampak pada penambahan biaya tanam (pembelian bahan bakar), yang pangkalnya adalah meningkatnya juga harga panen dipasaran nantinya.

“Setelah dibendung, air akan dialirkan melalui pipa kurang lebih sejauh 350 meter untuk dimasukkan ke saluran irigasi tersier menuju persawahan yang berjarak 750 meter dari Cigunung,” pungkasnya. (Aan Brebes).

Selasa, 25 Juni 2019

Pramuka SWK Ketanggungan Brebes Jelajah Rimba Raya di Kroya Cilacap

Brebes – Saka Wira Kartika (SWK) binaan Koramil 15/Ketanggungan Kodim 0713/Brebes melaksanakan pengembangan bakat melalui kegiatan latihan bersama dengan SWK Koramil Kroya di wilayah Kabupaten Banyumas dan Cilacap, Jawa Tengah.

Selaku pembina, Kapten Infanteri Sugeng Wiratno atau Danramil, melepas keberangkatan Pramuka binaannya di Makoramil, Selasa malam (25/6/2019). 

Disampaikannya, Pramuka merupakan wadah generasi muda dalam mengembangkan bakat dan prestasi, dengan salah satu kegiatannya berupa jelajah wilayah lainnya, mulai tanggal 26 hingga 30 Juni 2019 ini.


Tim gabungan yang diwakili dari berbagai sekolah diantaranya SMK Mitra Karya Mandiri, Madrasah Aliyah Ma’arif dan SMA N 1 Ketanggungan ini, akan mengikuti jelajah rimba raya selama empat hari di wilayah Kabupaten Banyumas dan Cilacap,” ungkapnya.

Sementara dari penyampaian Pamong Saka Wira Kartika Koramil, Serda Solekhudin, bahwa kegiatan ini bersifat pemantapan mental dan fisik melalui pengenalan wilayah di luar Brebes.

“Jumlah peserta jelajah ada 7 orang dan mereka akan melintasi berbagai macam hambatan dan rintangan yang salah satunya melewati kawasan kebun karet Pageralang Banyumas serta kawasan Kwartir Ranting Kroya Cilacap,” ungkapnya.

Ditambahkannya, ini merupakan rutinitas kegiatan yang dilaksanakan setiap liburan sekolah, baik libur semester maupun akhir tahun atau kenaikan kelas. (Utsm-Aan Brebes).

Nabila, Putri Babinsa Bumiayu Brebes Wakili Jateng Cabang Geografi OSN Manado

Brebes – Provinsi Jawa Tengah mengirimkan sekitar 66 pelajar yang berprestasi untuk berkompetisi dalam ajang Olimpiade Sains Nasional (OSN) SMA/MA sederajat, tingkat Provinsi Tahun 2019 yang akan digelar di Kota Manado, Kabupaten Minahasa Utara dan Kota Tomohon, Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), mulai 30 Juni sampai 6 Juli 2019 mendatang.

Nabila Zalianti Safitri (17) anak ketiga dari Serma Bambang, Babinsa Koramil 08 Bumiayu Kodim 0713 Brebes dan siswi SMAN 1 Ajibarang Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, akan berlaga dalam Mata Pelajaran (Mapel) bidang geografi bersama 6 rekannya.

Disampaikan Dandim 0713 Brebes, Letkol Infanteri Faisal Amri, SE, saat menerima pamit di ruang kerjanya, “Saya berharap untuk Kabupaten Brebes kedepan dapat mengirimkan wakilnya untuk membela provinsi dalam ajang OSN 2020, karena itu merupakan sebuah prestasi serta kemajuan tersendiri bagi pendidikan di kota bawang merah ini,” ungkapnya, Selasa siang (25/6/2019).


Ditambahkannya, dari ajang ini, kelak akan muncul para teknokrat yang menguasai teknologi dan akan mengisi teknostruktur guna memajukan bangsa dan wilayah khususnya.

Sementara dikatakan Serma Bambang, untuk mendapatkan tiket ke tingkat provinsi, putrinya juga harus mengikuti OSN tingkat kecamatan dan kabupaten terlebih dahulu. Nabila disahkan Plt. Disdik dan Kebudayaan Jateng, Sulistyo, S.Pd, MM, sebagai salah satu wakil geografi pasca berlaga dalam ajang OSN Provinsi yang diselenggarakan dari tanggal 8-11 April 2019 lalu.

“Alhamdulillah putri kami adalah juara kedua dalam OSN SMA/MA Mapel Geografi tingkat Provinsi Jawa Tengah yang diselenggarakan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Jawa Tengah melalui Cabang Dinas Pendidikan Wilayah X Purwokerto pada 27 Februari lalu,” ungkapnya.

Diketahui, Jateng silih berganti bersama Provinsi DKI Jakarta, dan Jawa Timur dan Banten menjuarai event tahunan ini. Jateng, pemegang 10 kali juara umum OSN tingkat nasional tingkat SD, SMP, SMA sederajat ini, terakhir kali keluar sebagai juara kedua OSN yang diselenggarakan di Pekanbaru, Riau (7/7/17).

Untuk jumlah peserta yang datang ke Sulut diperkirakan sebanyak 1.100 siswa/siswi. OSN kali ini akan memperlombakan 9 mata pelajaran yaitu kimia, geografi, informatika, biologi, ekonomi, kebumian, fisika, matematika dan astronomi. Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI, Muhadjir Effendy, dijadwalkan akan membuka di Grand Kawanua Convention Center (1/7). (Aan Brebes).

Kodim Brebes Salurkan Beras Untuk Masyarakat Terdampak Krisis Ekonomi Covid-19

Brebes – Kodim 0713 Brebes kembali menyalurkan bantuan kepada sejumlah masyarakat terdampak krisis ekonomi pandemi covid-19, yang belum se...