Rabu, 23 Oktober 2019

Ini Caranya TNI Brebes Bahagia Hilangkan Stres

Brebes – Puluhan prajurit Kodim 0713 Brebes memanfaatkan Jalan Raya Brebes-Jatibarang untuk melakukan pembinaan fisik dalam mendukung kesiapan dalam tugas sehari-hari.

Dibenarkan Bintara Tinggi Staf Operasi (Bati Ops) Kodim, Pelda Abdul Kholik, bahwa aktivitas aerobik penuh semangat merupakan kebutuhan bagi prajurit selain untuk pembinaan karier.

“Kami melaksanakan aerobik atau aktivitas kardiovaskular untuk menjaga kesehatan tubuh juga pembinaan jasmani sebagai syarat bagi yang akan naik pangkat,” ucapnya, Kamis (24/10/2019).

Dijelaskannya lanjut, selain kepentingan kedalam, lari di jalanan menurutnya untuk menggugah animo masyarakat akan pentingnya menjaga kesehatan jasmani untuk menunjang rohani.

Kegiatan diawali dengan senam peregangan dan pemanasan yang dipimpin langsung olehnya di Lapangan Apel Makodim Brebes, Jalan Jenderal Sudirman No. 107 Brebes.

“Banyak manfaat kesehatan dari pelaksanaan lari pagi jika dilakukan rutin minimal dua kali seminggu, diantaranya menurunkan berat badan dan memperlancar sirkulasi darah untuk mengurangi resiko penyakit jantung,” imbuhnya.

Ditambahkannya, selain itu juga untuk menurunkan risiko menderita alzheimer hingga 60 persen serta menurunkan stres.

“Saat melakukan aerobik seperti ini, tubuh akan melepaskan hormon bahagia (endorfin) sehingga menurunkan kadar hormon stress,” pungkasnya. (Aan)

Aksi Babinsa Brebes Kali Ini Bahas Peran Santri Dan Premanisme

Brebes – Kali ini aksi kemasyarakatan Babinsa Kodim 0713 Brebes yang tayang di Radio Singosari 103.9 FM dan Radio News Ketanggungan 96.9 FM, membahas tentang peran santri dalam dalam bela negara, menjaga Pancasila serta mengokohkan NKRI. Rabu (23/10/2019).

Dikatakan narasumber kali ini, Serma Yusuf dari Koramil 03 Wanasari, bahwa santri juga merupakan garda depan bentengnya NKRI dari berbagai ancaman.

“Hari Santri Nasional diperingati tanggal 22 Oktober setiap tahunnya, sesuai dengan Kepres RI Nomor 22 Tahun 2015. Ini merupakan bukti pengakuan negara atas jasa para ulama dan santri dalam perjuangan merebut, mengawal, mengisi dan mempertahankan kemerdekaan RI,” jelasnya.


Dikatakannya juga, cikal bakal peristiwa 10 November di Surabaya, yang saat ini diperingati sebagai Hari Pahlawan, tak terlepas dari resolusi jihad NU dan pidato Hadratus Syeikh (Maha Guru) Kyai Haji Mohammad Hasjim Asy'arie, seorang Pahlawan Nasional sekaligus pendiri Nahdlatul Ulama (NU), yang kala itu menggetarkan sehingga mampu menggerakkan Wong Surabaya untuk angkat senjata melawan penjajah Belanda.

Sementara menjawab pertanyaan dari salah satu pendengar setia Singosari dalam talk show ini, tentang premanisme di desa, Yusuf menyatakan bahwa selaku Babinsa, Komsos (Komunikasi Sosial) dengan berinteraksi terhadap preman sangat penting untuk mengambil hatinya.

Setiap Babinsa telah dibekali dengan 5 kemampuan teritorial yang didalamnya adalah senyum teritorial. Jadi kekerasan solusinya adalah disentuh dengan hati.

“Jika ada Babinsa Brebes di pinggir jalan berinteraksi dengan preman, maka jangan negatif thinking dulu, itu adalah cara merengkuh hati preman itu,” pungkasnya.

Dialog interaktif dengan durasi selama satu jam dan ditayangkan setiap hari Rabu pukul 10.00 WIB ini, kali ini dipandu oleh Siti Khumairoh (31) dengan nama udara Rara Elshanum. (Aan)

Dua Santri Pramuka Brebes Wakili Indonesia Di Ajang Jambore Internasional Thailand

Brebes – Dalam talk show aksi Babinsa Brebes kali ini, menghadirkan Kak Wiwit Sapta Pandu (45), Staf Bidang Abdi Masyarakat dan Kehumasan Kwarcab Brebes, mengupas tentang prestasi Santri Brebes di ajang gerakan Pramuka internasional. Rabu (23/10/2019).

Dikatakannya, “Masih dalam nuansa Hari Santri Nasional (22/10), anggota Pramuka asal Brebes dari Gudep MA Darunnajat Kwarran Bumiayu Kwarcab Brebes, Pruwatan, Kecamatan Bumiayu, mewakili Brebes dan Indonesia dalam ajang Jambore Internasional di Thailand. Ini suatu kebanggaan,” ucapnya.


Dikatakannya lanjut, kedua santri sekaligus pelajar Pramuka Penegak kelas XI atau Kelas 2 MA tersebut adalah Raihan Dhiya Fathi Athaillah (16) dan Muhamad Salimal Afif (16), telah berangkat ke Cibubur untuk mengikuti pemusatan latihan sebelum diberangkatkan ke Chonburi Thailand guna mengikuti The 21st National Scout Jamboree Thailand 2019, pada 26 Oktober sampai 1 November 2019.

“Mereka telah dilepas usai Upacara Hari Santri Tingkat Kecamatan Bumiayu, yang dipimpin Camat sekaligus Ketua Mabiran, Kak Apriyanto Sudarmoko (22/10),” imbuhnya.

Inilah contoh teladan dari kegigihan dan semangat santri sekaligus Pramuka yang berkarakter kebangsaan dan mempunyai semangat persaudaraan.

“Kita mohon doa kepada para pendengar setia Radio Singosari FM dan News Ketanggungan FM, masyarakat Brebes serta tanah air, untuk ikut mendoakan mereka. Keduanya adalah calon pemimpin bangsa yang berakhlakul karimah,” pungkas Wiwit.

Talk Show atau dialog interaktif selama satu jam ini, akan membahas kembali tentang aksi-aksi Babinsa Brebes bersama segenap komponen masyarakat lainnya pada Rabu (30/10) mendatang, pukul 10.00 WIB.

Acara tambah meriah dengan dipandu oleh Rara Elshanum atau Siti Khumairoh (31) di Studio 2 Singosari 103.9 FM Brebes. (Aan)

Selasa, 22 Oktober 2019

Semangat PAUD Nurul Hidayah Bersama TNI Brebes

Brebes – Ratusan murid PAUD Terpadu Nurul hidayah, Jalan Ahmad Yani No. 114, Kauman Pasar, Kecamatan/Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, mengunjungi Kodim 0713 Brebes dalam rangka pengenalan profesi TNI. Rabu (23/10/2019).

Bentuk pendidikan formal yang bertujuan memberikan rangsangan pendidikan untuk membantu pertumbuhan dan perkembangan karakter anak agar memiliki kedisiplinan sebagai bekal memasuki pendidikan Taman Kanak-kanak.


Disampaikan Dandim melalui Perwira Seksi Teritorial, Kapten Arhanud Nediono, di Kodim Brebes, pengenalan profesi diawali dengan yel-yel, perkenalan jenis-jenis pakaian dan pangkat serta tugas TNI, baris-berbaris, kerapian, bongkar pasang senjata serta edukasi Pancasila.

Dibenarkan Hj. Subiatun, SPd. AUD, Kepala Sekolah, bahwa kunjungannya ke Kodim kali ini membawa 175 murid dan 20 guru pendamping, dalam rangka mengenalkan anak didiknya tentang berbagai macam tugas TNI.

“Anak didik kami juga mendapatkan wawasan kebangsaan untuk menanamkan rasa cinta kepada tanah air dan bangsa dan membentuk jiwa nasionalisme, sehingga kedepan menjadi generasi penerus yang unggul dan dapat dibanggakan,” ucapnya.

Puncak acara dilaksanakan ramah tamah dan foto bersama. (Aan)

Minggu, 20 Oktober 2019

Upaya Pemadaman Karhutla Lahan Perhutani BKPH Bantarkawung Brebes

Brebes – Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) kembali terjadi di wilayah Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Kawasan hutan pinus milik Perhutani RPH Tambakserang, BKPH Bantarkawung, KPH Pekalongan Barat, terbakar. Minggu siang (20/10).

Dibenarkan Danramil 12 Bantarkawung, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Nurhadi, bahwa kebakaran terjadi tepatnya di lahan hutan pinus Perhutani petak 61 L di Gunung Payung, Desa Karangpari dan wilayah Desa Waru.

“Api dilihat pertama kali oleh beberapa warga setempat yang sedang beraktivitas di areal Perhutani sekitar pukul 12.30 WIB. Selanjutnya dengan peralatan seadanya dan racun api, warga Karangpari dan Waru bersama Babinsa, LMDH dan pihak Perhutani, berusaha memadamkan api,” ungkap Nurhadi.


Ditambahkannya, mereka juga membuat sekat api agar kebakaran tidak meluas. Api berhasil dipadamkan 4 jam berselang.

“Pasca kejadian pihak Perhutani, TNI dan masyarakat sekitar hutan masih tetap waspada. Kami terus melakukan pemantauan,” tandasnya.

Adapun penyebab kebakaran diduga berasal dari puntung rokok yang dibuang sembarangan, ditambah dengan hembusan angin yang cukup kencang dan kekeringan di musim kemarau.

Tidak ada korban jiwa, namun 5,5 hektar lahan produktif Perhutani hangus terbakar yang berisikan pohon pinus dan bambu.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat agar tidak membersihkan lahan pertanian atau perkebunan dengan cara membakarnya, serta memastikan bara rokok benar-benar mati sebelum dibuang,” pungkasnya. (Aan)

Angin Kencang Kembali Rusak Puluhan Rumah Dan Tamanam Warga Sirampog Brebes

Brebes – Angin puting beliung kembali menerjang puluhan rumah masyarakat di wilayah Kecamatan Sirampog, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah. Senin dini hari (21/10/2019).

Dilaporkan Danramil 10 Sirampog, Kodim 0713 Brebes, Kapten Infanteri Mukhrodi, kejadian terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di Desa Batursari. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian harta benda tercatat meliputi 5 rumah rusak ringan di Dukuh Tengah RT. 02 dan 03 RW. 04, di RT. 01 RW. 04 Dukuh Kasa 35 rumah rusak ringan, 6 rumah rusak berat dan 1 tiang listrik roboh.


Selanjutnya adalah di Dukuh Anggrung RT. 03 dan 04 RW. 02, 5 rumah rusak ringan dan 1 rumah rusak sedang. Terakhir adalah di Dukuh Bera RT. 02 dan 03 RW. 01, 6 rumah penduduk setempat juga mengalami kerusakan ringan.

“Kronologisnya adalah, hembusan angin mulai terjadi pada pukul 23.00 WIB (20/10) di wilayah Desa Batursari secara bergelombang. Yaitu angin kadang-kadang kencang dan kadang-kadang biasa,” jelas Mukhrodi.

Dijelaskannya lanjut, angin di awal musim penghujan Oktober 2019 ini, datang dari arah utara menuju selatan, dan puncaknya pada pukul 03.00 WIB, angin datang kencang sekali sehingga merusak beberapa atap rumah serta tanaman penduduk.

“Setelah melakukan koordinasi dengan pihak desa, pagi ini bersama BPBD, relawan dan masyarakat, akan membantu membersihkan puing-puing bangunan yang rusak dan mengumpulkan yang dapat digunakan kembali,” tandasnya.

Laporan kepada Dandim, Letkol Infanteri Faisal Amri, SE selaku Ketua Penanggulangan Bencana Alam Brebes, telah dilakukan. Tim gabungan juga direncanakan akan mengurangi ranting atau cabang pohon di dekat pemukiman penduduk.

Terlepas dari kejadian tersebut, sebelumnya pada pertengahan Januari 2019 (15/1), kejadian serupa juga pernah terjadi di Dusun/Desa Buniwah RT. 04 RW. 01, yang mengakibatkan beberapa pohon tumbang dan merusak sekitar 20 rumah warga setempat dengan kategori rusak sedang dan berat. (Aan)

Brebes Sabet Seluruh Gelar Di Ajang Futsal Dandim Brebes Cup HUT TNI

Brebes – Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Ke-74 TNI, Kodim 0713 Brebes menggelar Turnamen Futsal Dandim Brebes Cup 2019 tingkat pelajar SMA sederajat, yang diikuti 29 tim dari Kabupaten Brebes dan Tegal, di Lapangan Futsal Muria 7, Jalan KH. Hasyim Asy'ari, Brebes.

Dandim, Letkol Infanteri Faisal Amri, SE secara simbolis membuka turnamen dengan tendangan bola pertama, Sabtu (19/10/2019).

Dikatakan Dandim, dalam pelaksanaan turnamen agar setiap tim menjunjung tinggi sportifitas, karena tujuannya adalah silaturahmi antar pelajar melalui futsal.


"Jaga sportifitas dan utamakan faktor keamanan," tegas Faisal Amri.

Trisnori, Pimpinan Redaksi Bregasnews.Com selaku Ketua Panitia turnamen mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung terlaksananya kegiatan ini, termasuk AFK (Asosiasi Futsal Kabupaten) Brebes.

“Bregas EO selaku penyelenggara turnamen ini mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak, termasuk sekolah dan seluruh peserta yang sangat antusias,” ucapnya.

Ia berharap, pertandingan ini bisa menjadi babak baru dan langkah yang baik untuk menemukan bibit-bibit pemain futsal di Kabupaten Brebes dan Tegal serta Kota Tegal.

Puncak acara, mewakili Dandim, Kepala Staf Kodim, Mayor Infanteri Edwin Samma Baratiku memberikan trophy serta uang pembinaan kepada juara pertama yaitu SMK Kerabat Kita kecamatan Bumiayu, Kabupaten Brebes.

Diketahui, juara kedua diraih SMAN 1 Larangan Brebes dan juara ketiga digondol SMK Bina Bangsa Kersana, Brebes. Untuk suporter terbaik SMK Bisma Kersana, suporter terheboh SMK Bina Bangsa Kersana, tim fair play SMKN 1 Kersana, pemain terbaik Andreas (GK) SMAN 1 Larangan Brebes, serta top skor (9 gol) diraih Danu dari SMK Bina Bangsa Kersana. (Gust/Aan)

Kodim Brebes Salurkan Beras Untuk Masyarakat Terdampak Krisis Ekonomi Covid-19

Brebes – Kodim 0713 Brebes kembali menyalurkan bantuan kepada sejumlah masyarakat terdampak krisis ekonomi pandemi covid-19, yang belum se...